SUNGAI PENUH MEDIA SINDENT – Warga Kota Sungai Penuh, terutama yang tinggal di bantaran sungai, kini merasakan kelegaan setelah Pemerintah Kota Sungai Penuh semakin intens melakukan pengerokan dan pelebaran sungai. Program normalisasi ini dianggap sebagai langkah nyata dalam mengurangi risiko banjir dan meningkatkan keamanan lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar, berbagai program pembangunan terus menunjukkan kemajuan. Janji-janji kerja pemerintah tidak hanya berhenti sebagai retorika, tetapi dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan.
Program normalisasi sungai ini dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sungai Penuh, khususnya melalui Bidang Sumber Daya Air yang dinahkodai Ir. Liza Permana Sari, S.T., M.T. Di bawah koordinasinya, pengerokan dan pelebaran sungai berjalan lebih terarah, terukur, dan menyentuh titik-titik rawan banjir yang selama ini menjadi keluhan warga.
Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas program tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah. Normalisasi ini sudah lama ditunggu warga. Sekarang kami merasa jauh lebih aman,” ujar Hasan, salah satu tokoh masyarakat.
Tokoh lainnya juga melihat perubahan positif yang signifikan.
“Sungai yang sebelumnya dangkal kini mulai terlihat rapi dan luas. Ini bukti bahwa pemkot serius membenahi kota,” kata Yulizar, warga bantaran sungai.
Masyarakat berharap kegiatan normalisasi ini terus berlanjut hingga seluruh kawasan rawan banjir di Kota Sungai Penuh dapat ditangani secara menyeluruh.





Tinggalkan Balasan