👁️ Dilihat: 41 kali

SUNGAIPENUH.MediaSindent.Com-Progres yang dicanangkan megetas banjir Pemerintah (Pemkot) Kota Sungai Penuh,mengetas banjir mendapat dukungan Provinsi Jambi dan Pemerintah Pusat dan momok banjir sekama ini hasilnya dapat dirasakan masyarakat

“Banjir setiap ahkir tahun disetiap bulan Desember dan puncak Januari, setiap sudut kota Sungai Penuh selalu diperkenankan bajir sehinga mejadi momok yang menakutkan, sebab sebahagian warga masyarakat rumah mereka berada sekitar bantalan aliran Sungai Butang Bungkal dan Sungai Batang Merao selalu digenangi air.

“Progres normalisasi yang telah dicanangkan, dalam kurun waktu lebih kurang delapan bulan, sejak dilantik Pasangan terpilih Alfin SH dan Azhar Hamza, jadi walikota dan wakil walikota Sungai Penuh, banjir telah dapat teratasi dengan progres normalisasi aliran Sungai Batang Bungkal yang mebelah Kota Sungai Penuh.

“Sebaliknya, Wakol Alfin SH dan Wawako Azahar, mereka juga tidak tutup mata dan masih diakui dalam Wilayah Sungai Penuh, terutama warganya yang berada disekitar bantalan aliran Sungai Batang Bungkal terkena dampak banjir diantaranya Desa yang berada dalam Kecamatan Hamparan Rawang “akui Alfin.

“Kendati demikian, kita sudah melakukan berbagai upaya untuk megetas banjir dititik titik rawan banjir tersebut dengan mekakuan pendekatan Provinsi Jambi dan Pemerintah Pusat dengan mengajukan bantuan anggaran untuk menormalisasi Sungai Batang merao.”jelasnya

“Alhamdulillah, perjuangan mendapat respon dari pemeritah pusat tahun 2025 ini juga telah dilaksanakan pekerjaan Normalisasi aliran Sungai Batang Merao yang berda dalam wilayah Sungai Penuh, sekitar Tanah Kampun, Desa Pinggir Air sampai ke Desa Tanjung Rawang”Ungkap Alfin

“Ia penanggulangan bajir sepanjang aliran sungai Batan Merao yang membelah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, harus dilakukan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Provinsi Jambi, Pemerintah Pusat,sebab Hulu Sungai berada dalam wilayah Kabupten Kerinci, sementara aliran melalui Kecamaran Hamparan Rawang, Jecamatan Tanah Kampungblbdan Kecamaran Kumun Debai, khusus diriga Kecamaran tersebut telah kita lakukan Normanisasi dan hasilnya masyarakat dapat menikmatinya” tutur Alfin

“Semenatara dalam pelaksanaan normalisasi aliran Sungai Batang Merao dan Sungai Batang Bungkal, wawako Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah juga tidak tinggal diam, disetiap kesempat turun kangsung kelapangan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan serta hambatan teknis dalam pelaksanaan.

“Ketika Wawako Azhar Redaksi MediaSibdrnt com, ditemui dilokasi, menyebut normalisasi dua sungai tersebut sebagai langkah prioritas dan progres ini merupakan program penting dan sangat penting, karena berfungsi untuk mengurangi ancaman banjir dititik totik wilayah rawan banjir.” ujar Azhar.
Lebih lanjut disebutkan Pemerintah Kota Sungai Penuh, untuk megetas bajir, tetap berkomitmen melanjutkan program mitigasi bencana. Upaya itu mencakup normalisasi sungai, penguatan tebing, serta peningkatan drainase. Langkah ini di ambil agar risiko banjir dapat di tekan saat curah hujan meningkat.(Red)