👁️ Dilihat: 57 kali

KERINCI.MediaSindent.Com-Agenda Festival Kerinci salah satu kelender Nasional industri pariwisata, Kabupaten Kerinci juga sudah ditetapkan sebagai daerah destinasi pariwisata Provinsi Jambi.

“Bila disimak jejak sejarah Festival digelarnya oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci, cukup menarik untuk disimak, pelaksanaannya sudah tiga puluh lima tahun, sejak pertama kali digelar sudah tiga kali perubahan nama era Bupati Kerinci Alm Fauzi Siin selama sepuluh tahun festival ini ” Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci “( FMPDK)

“Pada era Bupati Kerinci H Murasman, orang Monadi, Bupati sekarang, FMPDK masih dipertahankan sampai eta Bupati Kerinci H Adi Rozal dan memasuki tahun ke dua jabatannya, FMPDK berganti nama ” Festival Kerinci ” namun kegiatannya dan agenda pergelaran Festival yang dilaksanakan masih mengadopsi kegiatan seperti festival sebelumnya juga pameran menampilkan pontensi Kabupaten Kerinci secara umum.

“Tahun 2025 ini Festival Kerinci oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci Monadi, Festival Kerinci menhadi ” Festival Budaya Kerintji ” mengangkat Tema ” BALIK KU DAHIN ”

“Perubahan mencolok itu terlihat dari acara pembukaan, lebih disedarhankan dari penampilan pakaian dikenakan oleh para pejabat dengan memakai baju warna hitam dan celana hitam dilengkapi kain sarung serta ikat kepala. Demikian juga kistum dikenakan kau ibu mengenakan baju Kuhoung Panjang dan pakai kulok penutup kepala.

“Festival sebembelumnya tampilan para pejabat ketika pembukaan megenakan kostum kebesaran kaum Depati pemangku adat Kerinci untuk laki laki semakin juga wanitanya megenakan kostum lengkap, akan tetapi fesrival tahun 2025 ini pakaian lebih disederhanakan tetapi tidak terlepas dari budaya orang umumnya uhang Kerinci Dahin.

“Festival Budaya Kerintji 2025, dengan resmi di buka oleh Bupati Ketinci Monadi, Rabu (03/12/2025) bertempat kawasan Dermaga Danau Kerinci, salah satu objek wisata unggulan Kabupaten Kerinci.

“Acara pembukaan disemarak dengan digelarnya parade budaya dari setiap kecamatan se-Kabupaten Kerinci, selama Festival Budaya Kerinci, berbagai kesenian ditampilkan, mulai dari atraksi pencak silat, tari tauh, tari aseak, tari persembahan, hingga ragam tari daerah Kerinci lainnya. Selain itu, sejumlah stand dari SKPD, BUMD, dan BUMN turut hadir meramaikan festival dengan menampilkan potensi lokal.

“Monadi pada pembukan Festival megatakan bahwa festival ini, kedepannya dapat dijadikan momentum silaturahmi dan kebersamaan akraban antara masyarakat Satu rumpun ” Mendah Kincai atau uhang Kincai ” dan dua pemerintah daerah hanya diterpisah Adamintrasi Pemerintahan, tetapi dalam adat istiadat kita tetap satu.” Ico pakai beda “(Red).