👁️ Dilihat: 178 kali

KERINCI, MEDIA SINDENT – Keberhasilan revitalisasi sarana pendidikan di SD Negeri 142/III Desa Pengasi Lama kini menjadi sorotan positif bagi masyarakat Desa Pengasilama. Pembangunan Ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan fasilitas sanitasi (WC) tahun anggaran 2025 tersebut telah rampung tepat waktu dengan kualitas pengerjaan yang sangat memuaskan.

Kesuksesan proyek yang bersumber dari dana Kementerian Pendidikan Pusat ini tidak lepas dari tangan dingin Kepala Sekolah (Kepsek), Weski Afrianto, S.Pd, serta kerja keras tim yang tergabung dalam Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang diketuai oleh Juni Indra Yadi, S.Pd. Tim ini melibatkan peran aktif masyarakat, serta tim teknis perencana dan pengawas yang bekerja secara profesional.

Sejak titik nol pengerjaan hingga tahap penyelesaian (finishing), Kepsek bersama panitia pelaksana terus melakukan pengawasan melekat. Langkah ini diambil guna memastikan setiap detail bangunan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

“Kami memastikan seluruh kegiatan pembangunan berjalan sesuai prosedur pemerintah. Tim bekerja dengan dedikasi tinggi untuk menjamin semua realisasi pengerjaan dilakukan secara transparan dan benar-benar merujuk pada Rencana Anggaran Biaya (RAB),” tegas pihak sekolah dalam keterangan resminya.

Kepala Sekolah SDN 142/III Pengasi Lama, Weski Afrianto, S.Pd, mengungkapkan rasa haru dan syukur atas kepercayaan pemerintah pusat. Menurutnya, pencapaian ini adalah buah dari kerja tim yang solid dan dukungan penuh masyarakat. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merasa memiliki dan ikut menjaga fasilitas baru tersebut.

Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Pengasi Lama untuk ikut menjaga bangunan ini. Ini adalah kebanggaan kita bersama. Dari sekian banyak sekolah, kita beruntung menjadi salah satu penerima manfaat dari kementerian pusat. Mari kita rawat gedung ini agar anak-anak kita bisa memanfaatkannya untuk kegiatan belajar yang representatif,” ujar Weski Afrianto.

Keberhasilan ini menuai apresiasi luas dari warga Desa Pengasi Lama. Masyarakat menilai pengerjaan proyek di bawah komando Kepsek Weski Afrianto dan Ketua P2SP Juni Indra Yadi dilakukan secara serius tanpa mengurangi spesifikasi bangunan yang telah ditentukan.

“Kami sangat puas melihat hasilnya. Kinerja Kepsek dan panitia sangat luar biasa dalam mengawal pembangunan ini hingga sukses. Sebagai warga, kami bangga memiliki gedung sekolah yang kini jauh lebih layak, bersih, dan sehat,” tutur salah seorang tokoh masyarakat Pengasi Lama.

Dengan tuntasnya revitalisasi ini, SDN 142/III kini siap meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi para siswa, didukung oleh sarana prasarana yang modern dan memenuhi standar kesehatan nasional.

Edi.T