👁️ Dilihat: 87 kali

SUNGAIPENUH.MediaSindent.Com-Sembilan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) atau eselon II bersama III dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh Hasil Merger, Saptu malam (31/01/2026) sekitar pukul 21.30 Wib dilantik dan diambil sumpah jabatannya.

“Prose pelantikan ini dipimpin oleh Wawako Azhar Hamzah, berlangsung diaula Pemkot Sungai Penuh yang disaksikan Sekda Alpian, Asisten sekda, Staf Ahli Wako Kepala OPD serta undangan lainnya.

Perombakan kabinet besar besaran dilingkungan Pemkot Sungai Penuh ini dilakukan, sejalan dengan Perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Struktur Organaisasi Perangkar Daerah (OPD) Pemkot Sungai Penuh, tahun 2026 dilakukan peramping atau beberapa OPD digabungkan berpengaruh terhadap struktur birokrasi.

“Wawako Azhar Hamzah, dalam arahannya mengatakan Pelantikan pada hari ini memiliki makna yang sangat strategis, karena dilaksanakan pasca kebijakan merger atau perampingan organisasi perangkat daerah.

Kebijakan ini bukan semata-mata pengurangan struktur, tetapi merupakan bagian dari reformasi birokrasi, penataan kelembagaan, serta upaya mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap tuntutan pelayanan publik.

Saya ingin menegaskan bahwa merger OPD bukanlah bentuk hukuman atau pengabaian terhadap kinerja aparatur, melainkan sebuah langkah penyesuaian organisasi agar sejalan dengan kebutuhan daerah, kemampuan fiskal, serta prinsip right sizing birokrasi.

Pejabat yang hari ini dilantik adalah aparatur pilihan, yang telah melalui proses pertimbangan kompetensi, integritas, rekam jejak kinerja, serta kebutuhan organisasi. Oleh karena itu, saya berharap saudara-saudari dapat segera beradaptasi, membangun sinergi lintas bidang, dan menghilangkan ego sektoral yang selama ini kerap menjadi penghambat kinerja.

“Perlu dipahami, dalam struktur organisasi yang telah dimerger, tantangan justru semakin besar. Beban tugas bertambah, ruang lingkup kewenangan meluas, dan ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik semakin tinggi. Untuk itu, saya menekankan ada empat hal penting harus diingat.
– Pertama, kuatkan kepemimpinan dan manajemen internal OPD. Bangun kerja tim yang solid, komunikatif, dan berorientasi pada hasil.
– Kedua, utamakan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berintegritas. Jangan biarkan perubahan struktur mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
– Ketiga, dukung penuh kebijakan kepala daerah dan jalankan program pembangunan secara konsisten, terukur, dan akuntabel.
– Keempat, jaga integritas dan profesionalisme. Jabatan adalah amanah, bukan hak. Setiap keputusan dan kebijakan akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa

Akhir kata, saya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Semoga saudara-saudari dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab, serta mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Kota Sungai Penu yang kita cintai bersama.

Sembilan nama pejabat eselon II kini menduduki posisi strategis baru hasil pelantikan tersebut:
1.Yz Oktavianus menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

2. Suharman menahkodai Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan, dan Peternakan.

3. Alpianti memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk.

4. Aflizar mengelola Badan Keuangan dan Aset Daerah.

5. Dafri mengepalai Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.

6. Sunardi mengurusi Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu.

7. Tiarudin menakhodai Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja.

8. Joni Zeber memimpin Bappeda dan Riset Daerah.

9. Dedi Wahyudi menjabat Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pemuda Olahraga.(Red/Syam,)