👁️ Dilihat: 66 kali

SUNGAI PENUH, MediaSindet.com – Jebolnya tanggul di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) di kawasan Renah Padang Tinggi (RPT), Desa Sungai Ning, Kecamatan Pondok Tinggi, menimbulkan dampak serius bagi lingkungan sekitar. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (28/02/2025) malam ini menyebabkan penolakan warga terhadap pembuangan sampah di lokasi tersebut.

Empat truk pengangkut sampah ditolak oleh warga peladang sekitar RPT saat hendak membuang sampah. Penolakan ini dipicu oleh rusaknya tanggul penahan yang tidak mampu menahan tumpukan sampah akibat tingginya curah hujan pada Rabu (26/02/2025). Akibatnya, sampah bercampur air meluber hingga ke jalan nasional yang mengarah ke Pesisir Selatan, Sumatera Barat, serta mengotori lahan pertanian warga di sekitar Kilometer 9 dan 10.

Seorang sopir truk sampah yang ditemui media ini pada Jumat (28/02/2025) sekitar pukul 17.15 WIB mengungkapkan bahwa mereka dihadang oleh warga peladang setempat.

“Kami sudah berusaha menjelaskan, tetapi warga tetap menolak dan meminta kami untuk kembali tanpa membuang sampah di RPT,” ungkapnya.

Warga menjelaskan bahwa kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya pada Desember 2023, saat tumpukan sampah berserakan di lahan pertanian mereka dan menimbulkan bau tak sedap. Kini, kondisi tersebut terulang kembali, sehingga mereka tidak ingin masalah ini terus berlanjut.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, para sopir akhirnya memilih untuk kembali dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.

Selain menolak pembuangan sampah, sopir truk juga mengungkapkan keluhan lain, termasuk keterlambatan gaji mereka hingga saat ini. Mereka juga menyampaikan bahwa perlengkapan kerja seperti sapu, sepatu boot, dan alat kebersihan lainnya tidak disediakan, sehingga mereka terpaksa membeli sendiri.

Sementara itu, kondisi TPAS-RPT Desa Sungai Ning saat ini semakin mengkhawatirkan. Sampah yang terbawa arus sungai kecil terus meluber hingga ke jalan nasional, memperparah situasi yang ada.

Situasi ini menjadi tantangan bagi Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, dan Wakil Wali Kota, Azhar Hamzah, untuk segera mencari solusi atas permasalahan sampah di kota ini.

“Kami percaya bahwa Wali Kota Alfin mampu mengatasi permasalahan ini ke depan. Mari kita beri kesempatan kepada beliau untuk mencari solusi terbaik bagi kebersihan dan kenyamanan masyarakat Sungai Penuh,” ujar Andi, salah seorang warga setempat. ( AM)