👁️ Dilihat: 59 kali

SUNGAIPENUH.MediaSindent.Com-Kebersamaan Walikota Alfin bersama warganya, turun langsung bergontong royong (Goro) memasang tanggul darurat sepanjang bantalan Sungai Batang Merao, untuk meantisipasi luapan air Sungai Batang Merao dan selamatkan rumah warganya dari genangan air di Desa Tiga Rawang, Payung Serumpun Kecamatan Hamoaran Rewang.

“Kepedulian wako Alfin ini, merupakan tindak lanjut, dari hari Jum’at (28/11/2025) kemaren, yang tirun langsung kelapangan menyisir titik titik rawan terjadi meluapan air sungai Batang Merao, kali ini Saptu (29/11/2025) kembali turun kelokasi untuk goro bersama warga.

“Dua desa yang berada dipinggir bantalan Sungai Batang Merao, bila curah hujan terjadi dihulu, dapat dipastikan terdampak kangsung bahkan sudah jadi langan banjir itu ditandai dengan naiknya debit air sehingga kawasan tersebut berada dalam kondisi rawan banjir.

“Dengan situasi demikian, Wali Kota Alfin, lebih memilih hadir di tengah warganya, kendati hari libur tetapi tetap berada ditengah warganya terkena musibah, hadirnya kali ini memberi sulusi dalam menghadapi banjir, tapa rasa sukam, Ia ikut serta bersama sama umengangkat material dalam proses pembangunan tanggul darurat.

“Dalam kondisi seperti ini, kita harus berbuat dan bergerak bersama, jangan lari dari fakra, kita dituntut harus fokus, hari ini, bentuk upaya agar rumah-rumah warga terlindung dari genangan air kita memperkuat tanggul darurat bersama” ujar Wako Alfin.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Sungai Penuh tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat dan menilai kehadiran langsung Wali Kota menambah motivasi, sekaligus mempercepat pengerjaan tanggul darurat di area kritis sungai.

“Di sela kegiatan tersebut, Wako Alfin menghimbau agar masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca masih berpotensi ekstrem. Kendati demikian, Ia memastikan Pemkot tetap siaga penuh, juga telah mengeluarkan instruksi lisan kepada seluruh ASN dilingkungan Pemkob untuk siap siaga bila kondisi darurat menghadapi babjir”tutir wako.

“Kembali Ia katakan, kegiatan goro ini merupakan upaya untuk menekan dampak banjir dan menekan semaksimal dampaknya. Pemerintah tetap memantau kondisi lapangan disertai akan mengambil langkah cepat jika ada perkembangan baru,” tegasnya.