👁️ Dilihat: 74 kali

SUNGAI PENUH, SUARA INDEPENDENT.COM – Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, S.Sos., M.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (1/10/2026).

Upacara berlangsung dalam suasana khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, TNI-Polri, aparatur sipil negara, serta sejumlah elemen masyarakat.

Dalam rangkaian upacara tersebut, Hardizal turut mengambil bagian dengan membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 mengangkat tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menjadi bagian dari pesan kebangsaan untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Usai mengikuti upacara, Hardizal mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sepatutnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut, menurutnya, dapat menjadi pengingat bersama untuk terus menerapkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila merupakan dasar negara sekaligus perekat bangsa. Mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Hardizal.

Ia juga mengajak masyarakat Kota Sungai Penuh untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkokoh persatuan di tengah keberagaman.

Menurutnya, semangat persatuan dan gotong royong merupakan bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis sekaligus memperkuat komitmen bersama terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 tersebut berlangsung tertib dan penuh khidmat. Peringatan ini sekaligus menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

Editor : Yuni M

Sumber : (Hmsdpr)