πŸ‘οΈ Dilihat: 77 kali

JAKARTA, SUARA INDEPENDENT.COM –Β Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan perubahan susunan sejumlah jabatan strategis pemerintahan dengan melantik 18 pejabat dalam rangkaian reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan tersebut mencakup menteri dan wakil menteri, Kepala Staf Kepresidenan, kepala dan wakil kepala badan, pimpinan Ombudsman Republik Indonesia, serta Kapolri dan Wakapolri. Rangkaian pelantikan dilakukan untuk mengisi dan menata sejumlah jabatan strategis pemerintahan pada sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Presiden Prabowo melantik 10 menteri dan wakil menteri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029.

Menteri dan Wakil Menteri

Lima menteri dan lima wakil menteri yang dilantik adalah:

  1. Bahlil Lahadalia β€” Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
  2. Sugiono β€” Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  3. Dudung Abdurachman β€” Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
  4. Arrmanatha Christiawan Nasir β€” Menteri Luar Negeri.
  5. Muhammad Sarmuji β€” Menteri Perindustrian.
  6. Drajad Hari Wibowo β€” Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
  7. Nurkholisoh Ibnu Aman β€” Wakil Menteri Keuangan.
  8. Luky Alfirman β€” Wakil Menteri Keuangan.
  9. Muhammad Saleh Mustafa β€” Wakil Menteri Pertanian.
  10. Irwan Meilano β€” Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Perubahan tersebut antara lain menempatkan Sugiono sebagai Menko PMK, sementara posisi Menteri Luar Negeri diisi Arrmanatha Christiawan Nasir. Dudung Abdurachman juga dilantik sebagai Menko Polkam, sedangkan Muhammad Sarmuji dipercaya sebagai Menteri Perindustrian.

Sementara Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Kepala Staf Kepresidenan dan Pejabat Badan

Selain jajaran kementerian, Presiden Prabowo melantik empat pejabat untuk sejumlah badan dan lembaga negara, yakni:

  1. Listyo Sigit Prabowo β€” Kepala Staf Kepresidenan.
  2. Dedi Prasetyo β€” Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).
  3. Ariyanto Wibowo β€” Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
  4. Muhammad Fadil Imran β€” Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Pengangkatan Listyo Sigit Prabowo dan Dedi Prasetyo didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026. Sementara Ariyanto Wibowo dan Muhammad Fadil Imran diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 40/M Tahun 2026.

Listyo Sigit sebelumnya menjabat sebagai Kapolri. Setelah pergantian kepemimpinan di tubuh Polri, ia kini mendapat tugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Ketua dan Anggota Ombudsman

Rangkaian perubahan jabatan tersebut juga mencakup pengucapan sumpah Ketua dan Anggota Ombudsman Republik Indonesia untuk sisa masa jabatan.

  1. Nuzran Joher β€” Ketua Ombudsman Republik Indonesia.
  2. Radian Syam β€” Anggota Ombudsman Republik Indonesia.

Suyudi Ario Seto Resmi Menjadi Kapolri

Perubahan juga terjadi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Presiden Prabowo melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara, Jakarta.

  1. Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto β€” Kapolri.
  2. Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat β€” Wakapolri.

Pelantikan keduanya berdasarkan Keppres Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan Nomor 97/POLRI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta Wakapolri.

Suyudi Ario Seto sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional. Setelah dilantik sebagai Kapolri, pangkatnya dinaikkan satu tingkat menjadi Jenderal Polisi. Ia menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan.

Sementara Wahyu Hadiningrat sebelumnya menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran.

Pelantikan Berlangsung di Istana Negara

Seluruh rangkaian pelantikan diawali dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Setelah itu, para pejabat menandatangani berita acara pelantikan dan menerima ucapan selamat dari Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming serta para undangan.

Dengan pelantikan tersebut, sejumlah posisi strategis dalam pemerintahan, badan negara, Ombudsman dan Polri resmi mengalami perubahan untuk melanjutkan pelaksanaan tugas pada sisa masa jabatan periode 2024–2029.

( YM** )