👁️ Dilihat: 74 kali

SUNGAI PENUH,SUARA INDEPENDENT.COM  – Dukungan terhadap peningkatan produktivitas masyarakat di sektor pertanian dan perikanan terus didorong Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama DPRD. Hal tersebut terlihat dalam penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta berbagai bantuan pemberdayaan masyarakat yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Kamis (1/10/2026).

Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, S.Sos., MH, turut mendampingi Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut. Hadir pula Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, unsur Forkopimda, serta Kepala DPKPP Kota Sungai Penuh H. Suarman, SE., MM.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada sejumlah kelompok tani dan masyarakat penerima bantuan. Program tersebut mencakup beberapa sektor yang dinilai berkaitan langsung dengan peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan masyarakat.

Di sektor pertanian, bantuan yang disalurkan antara lain traktor roda empat, paket mesin pengolahan kopi, program perluasan tanaman kopi Arabika seluas 400 hektare, serta paket pengembangan ayam petelur Merah Putih.

Sementara pada sektor perikanan, bantuan meliputi restocking benih ikan, paket benih ikan berikut pakan dan peralatan, bantuan jala, benih lele dan pakan, serta happa atau jaring.

Tidak hanya menyasar sektor produksi, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap persoalan gizi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut turut diserahkan beras fortifikasi dan telur bagi balita stunting serta balita yang berisiko stunting sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan penanganan stunting di Kota Sungai Penuh.

Wakil Ketua I DPRD Hardizal mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari perhatian pemerintah bersama DPRD terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendorong penguatan sektor pertanian dan perikanan.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh masyarakat penerima. Ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Hardizal.

Menurutnya, keberadaan bantuan alsintan maupun dukungan untuk sektor perikanan diharapkan tidak berhenti pada penyerahan secara simbolis, tetapi dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kelompok penerima.

Hardizal juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam memberikan dukungan pangan bagi balita stunting dan balita berisiko stunting. Menurutnya, penanganan persoalan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dan DPRD menjadi bagian penting dalam mengawal program pembangunan agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah dan DPRD harus terus diperkuat sehingga berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata dan tepat sasaran bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Yuni Mariana