👁️ Dilihat: 73 kali

SUNGAI PENUH.MediaSindent.Com-Tiga Dokter dari Tim forensik Rumah Sakit M Jamil Padang (Sumbar) telah melakukan otopsi terhadap korban Rafi (18) warga Desa Koto Tebat Kecamatan Air Hangat Timur didugaan tewas akibat penganiayaan pelakunya berinisial SS.

“Tempat Kejadian Perkara (TKP) peniayan merengut nyawa korban terjadi di sekitar perbatasan pinggir Jalan antara Desa Koto Tebat Dengan Desa Kemantan Hilir, Minggu (25/01/2026) sekitar pukul 17,30 WIB, disaat korban bersama dua rekannya Nahla( 15) dan Ulf (15) sedang berda dipinggir jalan setapak di TKP.

“Untuk memastikan penyebab tewasanya korban pihak keluarga meminta pada pihak Polres Kerinci untuk dilakukan otopsi terhadap korban.

“Kapolres Kerinci AKBP Ramadhnil,SH.S.I.K,MH disampaikan Kasat Reskrim Polres Kerincibl AKP Very Prasetiawan.SH.MH membenarkan, permintaan pihak keluarga sejakan untuk mengetahui penyebab kematian, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga, sepakat korban, kita tindak lanjuti menghubungi Dr Ahli Forensit Rumah Sakit M Jamil Padang” Jelas Kasat.

“Kasat Reskrim, menyebutkan pada hari Senin (26/01/2026) paginya, langsung kita hubungi Tim ahli forensit M Jambil padang (Sumbar) yakni Dr Taufik untuk kedian datang Sungai Penuh bersama timnya melakukan otopsi.

“Sekitar pukul 17.15 Wib, Selasa(27/01/2026) malam Dr Taufik bersama timnya tiba disungai Penuh dan sekitar pukul 19.30 Wib langsung dilakukan otopsi terhafap mayat korban berlangsung
di kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen M. Thalib, Kota Sungai Penuh,

“Proses otopsi berlangsung selama kurang lebih tiga jam.
Otopsi tersebut dipimpin langsung oleh dokter forensik dr. Taufik, nanti hadilnya digunakan mengungkap penyebab pasti kematian korban. Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian juga dihadiri dari pihak keluarga.

“Menurut Kasat Reskrim, otopsi dilakukan juga untuk melengkapi alat bukti dalam penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Hasil otopsi nantinya akan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Dengan dilakukan penyidik dapat memastikan penyebab kematian korban serta untuk memastikan tanda-tanda kekerasan,” ujar Veri

“Saat berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi otopsi dari tim forensik dan Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut”tutur Kasat.