JAMBI SUNGAI PENUH SUARA INDEPENDENT.COM – Era baru kemitraan media dan pemerintah di Kota Sungai Penuh resmi dimulai. Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik (Diskominfosta) Kota Sungai Penuh kini menerapkan standar baru berbasis kualitas dan profesionalisme melalui peluncuran aplikasi E-Media.
Langkah ini menandai berakhirnya era pendaftaran manual, sekaligus menjadi komitmen Wali Kota melalui Diskominfosta untuk membangun ekosistem pers daerah yang lebih sehat, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kepala Diskominfosta Kota Sungai Penuh, Josrizal Helman, menegaskan bahwa parameter kerja sama kini bergeser. Pemerintah tidak lagi hanya melihat kuantitas tayangan, tetapi menitikberatkan pada kinerja digital yang terukur.
”Kami mulai menerapkan standar kerja sama berbasis kualitas. Media lokal harus naik kelas; bukan hanya sekadar media publikasi kegiatan, tetapi menjadi rujukan informasi yang kredibel dan memiliki jangkauan pembaca yang nyata,” tegas Josrizal.
Beberapa poin standarisasi baru yang menjadi indikator penilaian meliputi:
- Optimalisasi SEO: Kualitas pengelolaan website (on-page) dan jejaring distribusi digital (off-page).
- Performa Audiens: Tingkat jangkauan pembaca yang terverifikasi melalui trafik pengunjung.
- Aktualitas: Konsistensi dalam memproduksi konten yang relevan dan segar.
Melalui aplikasi E-Media, seluruh proses pendaftaran, unggah dokumen legalitas, hingga verifikasi dilakukan secara daring. Sistem ini menjamin proses kemitraan berjalan secara:
- Objektif: Penilaian berdasarkan data performa website.
- Akuntabel: Seluruh dokumen tersimpan secara digital dan legal.
- Real-Time: Media dapat memantau status verifikasi dan kerja sama secara transparan.
Sementara itu , Kabid Komunikasi dan Informasi, Heri Setiawan, menambahkan bahwa E-Media adalah momentum bagi pengelola media lokal untuk berbenah. “Kami berharap media semakin termotivasi meningkatkan kualitas jurnalistik dan membangun kepercayaan publik melalui informasi yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Meski menerapkan standar tinggi, Diskominfosta menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat inklusif. Pemerintah hadir sebagai fasilitator untuk merangkul seluruh media agar memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan kapasitas mereka.
Dengan adanya forum diskusi dan silaturahmi bersama pimpinan organisasi media yang telah digelar di Aula Diskominfosta, diharapkan tercipta kesepahaman bahwa transformasi ini adalah demi masa depan pers Kota Sungai Penuh yang lebih mandiri dan profesional di tingkat nasional.
Edi Tanjung





Tinggalkan Balasan