Sungai Penuh MEDIA SINDENT – Pemerintah Desa Seberang, Kecamatan Pesisir Bukit, terus berinovasi dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Salah satu terobosan yang kini mulai dijalankan adalah program budidaya ayam petelur melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Seberang.
Kepala Desa Seberang, Azwardi, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah desa dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sumber PAD desa.
“Sebanyak 20 persen dari anggaran desa telah dialokasikan untuk modal usaha, termasuk pembelian bibit ayam dan pembangunan kandang. Program ini kami serahkan pengelolaannya kepada BUMDes Desa Seberang,” jelas Azwardi, Senin (20/10/2025).
Menurutnya, usaha budidaya ayam petelur ini tidak hanya difokuskan untuk menambah pendapatan desa, tetapi juga bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya ketersediaan telur sebagai sumber protein hewani yang terjangkau.
“Selain untuk menggenjot PAD, program ini juga kami harapkan dapat membantu pemenuhan gizi masyarakat Desa Seberang dan wilayah sekitar Kecamatan Pesisir Bukit,” tambahnya.
Lebih jauh, Azwardi menyebut bahwa program ini juga berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan telur bagi program MBG, khususnya untuk wilayah Pesisir Bukit secara umum. Dengan demikian, usaha ayam petelur ini tidak hanya berdampak pada ekonomi desa, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.
Sementara itu, Ketua BUMDes Kepser Desa Seberang Serpan Ahmad , Dpt mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Azwardi atas kepercayaan yang telah diberikan untuk mengelola program ini.
“Insyallah, ini merupakan langkah awal bagi kami dalam mengembangkan usaha budidaya ayam petelur. Untuk tahap awal, sudah ada 700 ekor bibit ayam petelur yang kami kelola. Ke depan, jumlahnya akan terus kami tambah seiring dengan perkembangan usaha ini,” ungkap Ketua BUMDes Kepser Desa Seberang.
Serpan Ahmad ,Dpt optimistis, dengan manajemen yang baik dan dukungan masyarakat, usaha ayam petelur yang dikelola BUMDes ini akan menjadi salah satu ikon ekonomi produktif desa dan memberi manfaat langsung bagi warga.
Program ini juga sejalan dengan semangat pemerintah dalam mendorong desa mandiri dan berdaya secara ekonomi melalui pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan,” tutupnya





Tinggalkan Balasan