👁️ Dilihat: 62 kali

KERINCI.SuaraSindent.Com – Fenomena baru kembali terjadi di kawasan objek wisata andalan Kabupaten Kerinci, Danau Kerinci. Selain mengalami penyusutan ekstrem permukaan air, kini muncul persoalan baru, sejumlah titik di bibir pantai danau dijadikan lokasi pembuangan sampah.

Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah sengaja dibuang di beberapa titik sepanjang bibir danau. Kondisi ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap yang semakin memperburuk citra destinasi wisata kebanggaan masyarakat Kerinci tersebut.

Dayat, warga Kecamatan Keliling Danau, menyebutkan kondisi ini seolah menjadi hal lumrah, bagi pemerintah daerah mungkin sudah dianggap biasa. “Jelasnya

” Ini Fakta , jangan di pinggir danau, di tepi jalan utama yang ramai dilalui warga saja sering terlihat, tumpukan sampah berserakan ke badan jalan.

Karena sudah terbiasa, kemungkinan tumpukan sampah di bibir pantai danau ini pun akan terbiarkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut telah berlangsung beberapa pekan, terutama sejak permukaan air danau surut. Area yang sebelumnya tertutup air kini dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab sebagai tempat pembuangan sampah alternatif.

“Surutnya permukaan air danau membuka lahan baru di bibir pantai. di beberapa titik itu dijadikan tempat buang sampah. Kapan awal terjadi  saja juga tidak tahu,” tambahnya.

Sebagai warga Keliling Danau hanya bisa berharap pada Pemerintah Kabupaten Kerinci, intuk tidak menutup mata terhadap persoalan ini. Jika dibiarkan berlarut, kondisi tersebut dikhawatirkan akan semakin memperparah kerusakan eko sistem  lingkungan Danau Kerinci juga  menurunkan daya tarik obyek  wisata Danau Kerinci.

“Seruan terhadap gerakan kebersihan lingkungan dengan  Program  Gerakan Nasional Indonesia Asri 2026 dinilai jangan hanya sebatas seremoni atau slogan, melainkan harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pengawasan dan komitmen nyata Pemerintah Daerah Kerinci.

Warga berharap Bupati Kerinci segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan sampah, memperkuat pengawasan, serta mengedukasi masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian Danau Kerinci sebagai ikon wisata dan sumber kehidupan masyarakat sekitar.