👁️ Dilihat: 89 kali

Kerinci, Jambi – MSNC
Tradisi lokal kembali hidup di Kabupaten Kerinci. Bupati Monadi, didampingi Wakil Bupati Murison dan Sekda Zainal, menghadiri acara peresmian pembukaan Lubuk Larangan yang digelar di kawasan Lubuk Batu, wilayah Depati Mandaro Langit, Desa Terutung, Kecamatan Batang Merangin, pada Minggu (24/05/2025).

 

Acara yang ditandai dengan kegiatan mancing bersama ini turut dihadiri Ketua TP-PKK dan Ketua GOW Kabupaten Kerinci, serta ratusan warga yang memadati lokasi dengan penuh semangat dan antusiasme.

 

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan panitia yang telah menjaga dan melestarikan tradisi Lubuk Larangan, sebuah warisan budaya yang memiliki nilai penting bagi ekosistem perairan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Lubuk Larangan adalah bentuk nyata upaya menjaga ekosistem sungai dan keberlanjutan sumber daya ikan, baik untuk masa kini maupun generasi yang akan datang,” ujarnya.

 

Bupati juga menekankan pentingnya pelestarian alam sebagai kunci keberlangsungan sumber daya air dan ikan di wilayah tersebut.
“Lubuk Larangan bukan hanya tradisi, tetapi juga wujud kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Ini harus terus dijaga karena sangat positif bagi keseimbangan ekologis dan sosial,” tambahnya.

 

Diketahui, sungai Batang Merangin yang melintasi wilayah ini kaya akan berbagai jenis ikan lokal seperti ikan semah, medik, barau, baung, dan tilan, yang kini mulai jarang ditemukan di tempat lain. Tradisi Lubuk Larangan diyakini menjadi salah satu cara efektif dalam menjaga keberadaan spesies-spesies tersebut.

 

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi masyarakat, Lubuk Larangan diharapkan terus menjadi simbol kearifan lokal dalam menjaga kelestarian alam Kerinci.

( Edi.T )