👁️ Dilihat: 60 kali

JAMBI .MSNC –  Pengelolaan Dana Desa Pelayang Raya kembali menjadi sorotan publik.
Total anggaran operasional PAUD dan TPA dari 2021 hingga 2024 tercatat mencapai Rp 675,1 juta.
Angka ini dinilai tidak wajar oleh masyarakat dan LSM karena tidak sebanding dengan kondisi di lapangan.

Ketua LSM Cakrawala, Ruslan, mengatakan telah mengantongi data realisasi anggaran selama empat tahun terakhir.
Ia menyebut sejumlah anggaran seperti bantuan seragam anak PAUD selalu muncul setiap tahun, namun barang hanya dibagikan satu kali dan dalam jumlah terbatas.
“Ini patut diduga sebagai penyimpangan anggaran,” ujar Ruslan.

Berikut rincian anggaran yang dirilis:

  • Tahun 2021: Rp 12,6 juta (TPA) dan Rp 44,3 juta (PAUD) di setiap tahap, total Rp 149 juta lebih.

  • Tahun 2022: Tiga tahap dengan total Rp 206 juta lebih untuk PAUD dan TPA.

  • Tahun 2023: Total anggaran mencapai lebih dari Rp 217 juta.

  • Tahun 2024 (baru tahap satu): Sudah terealisasi Rp 46,4 juta untuk PAUD.

Aktivis Kerinci dan Sungaipenuh, Indra Irawan alias Indra Kemano, menegaskan realisasi ini menimbulkan banyak pertanyaan.
Ia mendesak Kejari Sungaipenuh untuk melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana PAUD dan TPA/TPQ.
“Jangan biarkan anggaran pendidikan anak-anak dijadikan ajang bancakan,” tegasnya.

Warga juga mengeluhkan minimnya transparansi. Guru PAUD disebut tidak mengetahui besarnya anggaran honor dan operasional.
Orang tua murid pun kecewa karena bantuan seragam tidak pernah mereka rasakan sepenuhnya.
“Katanya tiap tahun ada, tapi anak saya cuma dapat sekali. Itu pun seadanya,” ujar seorang ibu rumah tangga.

LSM dan masyarakat menuntut Audit khusus oleh Kejaksaan Negeri terhadap dana PAUD-TPA Desa Pelayang Raya.Verifikasi lapangan, bukan sekadar laporan di atas kertas., Transparansi anggaran kepada guru dan masyarakat.

Ruslan menyatakan, jika tidak ada langkah hukum yang jelas, pihaknya siap menggelar aksi dan pengawalan hukum terbuka.
“Kami akan kawal sampai tuntas. Ini menyangkut hak anak-anak dan masa depan mereka,” pungkasnya.

Penulis : ET