Sungai Penuh, Suara Independent.com – Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, H. Fajran, mempertanyakan kepastian realisasi Program Beasiswa Juara yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Sungai Penuh. Hingga kini, program tersebut disebut belum disalurkan kepada calon penerima yang telah mengikuti proses pendaftaran dan seleksi.
Program Beasiswa Juara merupakan salah satu program yang digagas dalam rangka mendukung visi dan misi Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Program ini diharapkan dapat membantu peserta didik, khususnya dari keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Fajran, yang merupakan anggota Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sungai Penuh, mengatakan sejak awal pihaknya mendukung pelaksanaan program tersebut melalui Dinas Pendidikan.
Menurutnya, Beasiswa Juara merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kota Sungai Penuh. Karena itu, ia meminta agar proses penyalurannya dilakukan secara transparan, tepat sasaran, sesuai ketentuan, dan tidak mengalami keterlambatan.
“Keberadaan beasiswa ini sangat penting bagi masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan. Kalau seluruh tahapan administrasi dan seleksi telah selesai, kami berharap Pemkot Sungai Penuh segera merealisasikan pencairan kepada penerima yang telah memenuhi persyaratan,” ujar Fajran saat ditemui di Gedung DPRD Kota Sungai Penuh, Rabu (12/8/2026).
Fajran mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari sejumlah masyarakat yang mempertanyakan proses pencairan Beasiswa Juara. Masyarakat, kata dia, membutuhkan kepastian mengenai kapan bantuan pendidikan tersebut dapat diterima.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa pendaftaran dan proses seleksi sudah dilakukan oleh dinas. Kenapa belum juga dicairkan? Banyak yang sudah mendaftar dan berharap beasiswa ini bisa membantu meringankan beban biaya pendidikan,” katanya.
Ia meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh memberikan penjelasan mengenai tahapan yang masih harus dilalui serta jadwal pencairan kepada calon penerima.
Menurut Fajran, kepastian tersebut penting agar masyarakat tidak terus menunggu tanpa mendapatkan informasi yang jelas.
Ia juga mengingatkan agar proses verifikasi penerima dilakukan secara cermat sehingga bantuan benar-benar diberikan kepada peserta didik yang memenuhi persyaratan dan sesuai dengan kriteria program.
“Jangan sampai masyarakat yang sudah memenuhi persyaratan justru terlalu lama menunggu. Kalau memang seluruh proses sudah selesai, tentu kita berharap segera direalisasikan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Fajran seusai mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Sungai Penuh dengan agenda penyampaian pandangan fraksi terhadap APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Fajran menegaskan, DPRD Kota Sungai Penuh pada prinsipnya akan terus mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Namun, dukungan tersebut harus disertai pelaksanaan program yang transparan, tepat sasaran, efektif, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Ia berharap Program Beasiswa Juara tidak berhenti sebatas program yang tercantum dalam perencanaan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan kita, program ini dapat membantu anak-anak Kota Sungai Penuh untuk terus melanjutkan pendidikan dan sekaligus mendorong mereka meningkatkan prestasi,” ujarnya.
Sementara itu, konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh terkait jadwal pasti pencairan Program Beasiswa Juara.
Namun, hingga berita ini disusun, pihak terkait belum memberikan keterangan mengenai kepastian waktu pencairan program tersebut.
Dengan demikian, masyarakat yang telah mengikuti proses pendaftaran dan seleksi masih menunggu informasi resmi dari Pemerintah Kota Sungai Penuh mengenai kapan Beasiswa Juara akan direalisasikan.
Edi Tanjung





Tinggalkan Balasan