SUNGAIPENUH.MediaSindent.Com-Kurun waktu dua pekan ini dipasar lokal Kota Sungai penuh Provinsi Jambi, harga emas mengalami lonjakan harga yang sangat signifikan, harga jual tembus berkisar Rp 6 Juta per emas.
“Pemicunya kenaikan harga logam mulia, dampak dari ketidak stabilan geopolitik dan terjadinya konflik di berbagai belahan dunia sehingga mendorong harga emas naik tajam mencapai Rp 6 juta per emas ini untuk pertama kalinya terjadi ” ujat Ajo pedagan Emas London Kota Sungai Penuh.
“Disembutnya pemicu kenaikan juga disebabkan oleh meningkatnya minat investor global terhadap emas sebagai aset aman (safe haven) di tenggah ketidak pastian ekonomi dunia, serta konflik yang berkepanjangan.
“Ditambahnya, seiring mudah mendapatkan diasesnya informasi melalui haringan internet menggunakan HP sehinga masyarakat dengan mudah mengetahui saat ini terjadinya ketegangan politik global antar Negara frekwensinya semangkin tinggi, disisilain fluktuasi anjoloknya nilai tukar mata uang dibeberapa negara berkembang mengalami penurunan sehingga memperkuat tren kenaikan harga logam mulia tersebut.
“Khusus tingkat lokal Kota Sungai Penuh, lonjakan harga emas berdampak langsung pada perilaku masyarakat yang cenderung banyak warga memilih untuk menjual emas yang mereka miliki, yang memanfaatkan harga tinggi saat ini, dari hasil pantau dilapangan, situasi itu memang terlihat dari berapa tokoh emas banyak didatangi oleh masyarakat, tujuan untuk menjual perhiasan emas dengan berbagai alasan, diantaranya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi juga ada untuk tambahan modal usaha.
“Kenaika
n harga jual logam mulia ini, juga diakui oleh pemilik tokoh Emas Garuda bung Adit.Dia menyelaskan bahwa transaksi penjualan emas meningkat dibandingkan pembelian, ini terjadi dalam dua pekan, sejak harga jual emas mereka beli berkisar Rp 5.600 juta per emas sampai mencapai harga Rp 6 Juta per emas.
“Ditambahnya, dalam beberapa hari terakhir, masyarakat lebih banyak menjual daripada membeli karena harga dinilai jualnya sudah sangat tinggi,” ujar Adit salah satu pedagang emas.
“Sementara Zefri Edison Dosen ekonomi STIE Sungai Penuh juga pengamat ekonomi mengimbau pada masyarakat agar tetap berhati-hati dan mempertimbangkan kondisi pasar sebelum mengambil keputusan, mengingat harga emas masih berpotensi berfluktuasi, ini seiring perkembangan situasi global yang tidak menentu.” Ia yakin dalam tahun 2026 ini harga diperkirakan dapat tembus berkisar Rp 7 sampsi Rp 8 juta lebih per emas”tutur Zefri Edison.*Red.Syam.





Tinggalkan Balasan