👁️ Dilihat: 64 kali

JAMBI.SuaraSindent.Com – Keresahan para nasabah Bank 9 Jambi mencuat menyusul isu dugaan hilangnya saldo rekening di sejumlah cabang, di antaranya di Tanjung Jabung Barat dan Sarolangun. Isu tersebut turut menimbulkan kekhawatiran nasabah di Sungai Penuh.

Menanggapi hal itu, manajemen bank bergerak cepat. Dalam hitungan jam setelah isu mencuat, jajaran direksi langsung melakukan langkah investigasi. Meski sempat mendapat sorotan karena dinilai lamban, pihak manajemen menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan tersebut secara transparan.
Pada Minggu (22/02/2026), Direktur Utama Bank 9 Jambi, Khairul Suhairi, didampingi para komisaris, menyampaikan klarifikasi resmi. Ia memastikan bahwa pihak bank tidak akan mengabaikan hak nasabah dan berkomitmen penuh menjaga kepercayaan publik.
“Jika hasil audit membuktikan adanya saldo nasabah Bank Jambi yang berkurang akibat sistem, maka kami akan mengganti penuh seluruh kerugian nasabah,” tegas Khairul.
Pernyataan tersebut menegaskan keseriusan manajemen dalam menangani dugaan gangguan sistem yang berdampak pada layanan perbankan digital.
Manajemen juga menjelaskan bahwa gangguan akses ATM dan mobile banking yang dialami nasabah merupakan bagian dari langkah mitigasi keamanan. Penonaktifan sementara layanan digital dilakukan untuk mempermudah proses investigasi sekaligus melindungi data serta dana nasabah.
Langkah ini bersifat preventif dan bukan akibat kebocoran sistem. Saat ini, tim teknologi informasi tengah melakukan audit menyeluruh guna memastikan stabilitas sistem sebelum layanan kembali normal.
Khairul menambahkan, prioritas utama bank adalah menjaga keamanan saldo nasabah serta memulihkan layanan digital secara bertahap. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Proses investigasi dipastikan berjalan secara profesional dan transparan, dengan kepentingan nasabah sebagai prioritas utama.
Ke depan, Bank 9 Jambi berkomitmen memperkuat sistem keamanan digital guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Manajemen menegaskan bahwa perlindungan saldo nasabah merupakan tanggung jawab utama yang tidak dapat ditawar dan dijamin aman.
Nasabah juga diimbau untuk tetap menjaga kerahasiaan PIN dan tidak memberikannya kepada pihak mana pun demi keamanan transaksi.