SUNGAIPENUH(SuaraSinden-com) Kehadiran Pasar mombo setiap tahunnya dibulan Ramadhan di kota sungai penuh, Selepas shalat Ashar, para pedagang layaknya sudah menjajaljan bebagai menu yang menggugah selera.
Pasar mamobo dapat juga dijadikan wisata kuliner, kerena yang dijual para pedagang dari makan tradisional sampai makanan diolah secara moderen
“Berbagai menu tersedia,para pengunjung dijadikan arena mrmburun kuliner yang ditemukan dihari hari biasa
“Seperti dikemukaan Ny Yanti mama muda satu, ini kelebihan bulan RAmadhan, tidak sulit untuk mencari beragam menu enak dan lezat yang akan disantap sebagai menu buka puasa karena begitu banyak pilihan dengan mudah dapat dijumpai dipasar Mombo.
,”Dengan wajah sumringah meskipun badan sedikit lelah karena berdesak desak, ia bersiap pulang membawa hidangan yang akan disantap untuk berbuka puasa bersama keluarga.”,ujar Ny Yanti
“Hal serupa juga diutarakan,Mak Er, dipasar.mambo sekain nsjan ringan dapat juga pedagang dilapaknya menjajalkan makanan berat seperti rendang, dendeng, tunjang (kikil), ikan bakar, ayam bakar hingga menu khas Ramadhan seperti kolak pisang, kolak ubi, lamang tapai hingga minuman segar es teler, es cendol hingga es rumput laut tersedia lengkap.
Di Pasar mambo puluhan pedagang dibawah tenda yang dipasang khusus siap menyambut dengan beragam hidangan yang menggoda mata dan perut.
Aroma makanan yang harum pun menyeruak ke hidung menjadi salah satu cobaan bagi mereka yang berpuasa apalagi pada siang hari.
Salah satu menu wajib buka puasa adalah kolak pisang. Jajanan berkuah kecoklatan itu dijual di berbagai tempat dan dengan mudah dapat dijumpai.
“Rasanya tidak lengkap kalau tidak kolak,” ujar mak Er salah seorang warga pasar Sungai Penuh
Menurut dia, sebelum makan berat Nasi, terlebih dahulu s
minum air putih juga se makanan pembuka buka puasa, seperti kolak, lemang tapai karena rasanya yangh manis dan enak.
“Umtuk harga, dari gula aren dan santan berbagai henia menu mulai .





Tinggalkan Balasan