KERINCI MEDIA SINDENT.COM – Kondisi keamanan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nomor 142/III Pengasilama tengah menjadi sorotan masyarakat setempat. Meski memiliki bangunan gedung yang cukup megah dan layak, sekolah ini dinilai “telanjang” tanpa sistem keamanan yang memadai karena ketiadaan pagar sekolah.
Ironisnya, kondisi ini dilaporkan sudah terjadi sejak awal gedung sekolah tersebut didirikan. Hingga kini, belum ada tanda-tanda bantuan atau perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Kerinci, khususnya Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.
Mat Tuson, tokoh masyarakat setempat yang juga mengabdikan diri sebagai penjaga sekolah tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, keberadaan pagar sekolah sangat vital, bukan hanya untuk batas wilayah aset sekolah, tetapi juga demi keselamatan dan kedisiplinan siswa.
”Bangunannya memang bagus, tapi percuma kalau keamanannya nol. Sejak dibangunnya gedung ini, kami tidak pernah mendapatkan bantuan pagar. Sekolah ini seperti terbuka begitu saja,” ungkap Mat Tuson dengan nada kecewa, [Hari/Tanggal Wawancara].
Sebagai penjaga sekolah, Mat Tuson mengaku kewalahan memantau keamanan aset sekolah dan aktivitas siswa karena akses keluar masuk yang tanpa hambatan. Warga dan wali murid pun mulai resah dan meminta adanya intervensi serius dari pemerintah.
”Kami meminta Dinas Pendidikan Kerinci jangan tutup mata. Tolong turun ke lapangan dan lihat kondisinya. Ini menyangkut kenyamanan belajar anak-anak kami dan keamanan aset negara yang ada di dalamnya,” tegasnya.
Masyarakat Pengasilama berharap aspirasi ini segera didengar dan direalisasikan dalam anggaran mendatang, sehingga SDN 142/III tidak lagi menjadi sekolah yang “megah tapi was-was”
Edi.Tanjung





Tinggalkan Balasan