BATAM MEDA SINDENT .COM – Hangatnya semangat kekeluargaan menyelimuti kediaman warga di Perumnas Griya Sagulung Permai, Minggu (11/1/2026). Warga perantauan asal Kerinci dan Sungai Penuh yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Kerinci Sungai Penuh Batu Aji Batam (IKKESBAM) berkumpul dalam balutan khidmat untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus merayakan Milad ke-1 organisasi tersebut.
Momen bersejarah bagi komunitas perantau ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi tonggak penguat silaturahmi di tanah perantauan. Mengusung tema “Isra Mi’raj sebagai Momentum Peningkatan Kualitas Iman dan Kepedulian Sosial dalam Kehidupan Berorganisasi dan Bermasyarakat”, acara ini menekankan pentingnya keselarasan antara ibadah ritual dan bakti sosial.
Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti jajaran pembina, penasihat, hingga perwakilan Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Kota Batam dan BMKJ Kepri, menambah kesakralan acara. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan selawat yang menggema menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang menyentuh kalbu.
Puncak siraman rohani disampaikan oleh Buya Drs. H. Khudri Syam, M.Si. Dalam tausiyahnya, beliau mengupas esensi peristiwa Isra Mi’raj sebagai perintah penegakan salat yang merupakan fondasi utama keimanan. Ia mengajak seluruh warga IKKESBAM untuk menjadikan organisasi sebagai ladang amal dan sarana mendekatkan diri kepada sang pencipta.
Ketua Umum IKKESBAM Batu Aji, Buya Nasri Dianto, S.Pd.I, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan satu tahun organisasi ini. Bagi beliau, IKKESBAM adalah rumah besar bagi warga Kerinci dan Sungai Penuh di wilayah Batu Aji untuk saling menjaga dan menguatkan persaudaraan.
“Kegiatan ini adalah sarana kita merawat kebersamaan. Meski jauh dari kampung halaman, bingkai persaudaraan dalam organisasi ini membuat kita tetap merasa dekat,” ungkapnya penuh haru.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia, Nufran Sulaiman. Ia memandang Milad pertama ini sebagai titik evaluasi diri. Ia berharap IKKESBAM ke depan semakin solid dalam memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat sekitar dan anggotanya.
Sebagai bentuk syukur atas eksistensi satu tahun organisasi, acara ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh jajaran pengurus. Momen makan bersama yang penuh tawa dan foto kekeluargaan menjadi penutup manis, menegaskan bahwa IKKESBAM bukan sekadar organisasi, melainkan keluarga besar yang kokoh di Bumi Bunda Tanah Melayu.
Redaksi /Edi Tanjung





Tinggalkan Balasan