šŸ‘ļø Dilihat: 48 kali

Sungai Penuhl MEDIA SINDENT –Ā Pemerintah Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin, S.H. mendapat dorongan kuat dari berbagai elemen masyarakat untuk segera merealisasikan pembangunan pusat kuliner modern sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan dan mengangkat potensi pelaku UMKM lokal.

Sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di wilayah barat Jambi, geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Namun di tengah semangat ini, masih banyak pelaku usaha kecil yang belum memiliki ruang usaha yang layak, tertata, dan berkelanjutan.

Pembangunan pusat kuliner modern diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan infrastruktur ekonomi rakyat. Lebih dari sekadar tempat makan, pusat kuliner ini diimpikan menjadi ruang kreatif, pusat interaksi sosial, serta destinasi wisata malam yang memadukan budaya lokal dengan kenyamanan modern.

Fasilitas ini juga diharapkan menampilkan arsitektur khas Kerinci dengan sentuhan kontemporer, menciptakan nuansa yang menarik baik bagi warga lokal maupun wisatawan.

Yang paling diuntungkan dari realisasi pusat kuliner modern ini adalah para pelaku UMKM kuliner, yang selama ini masih bergantung pada tenda darurat, fasilitas terbatas, dan lokasi yang kurang tertata. Dengan hadirnya pusat kuliner, mereka akan memiliki akses ke lokasi usaha yang strategis, higienis, dan menarik secara visual, sekaligus didukung sistem pengelolaan yang lebih profesional.

Meski belum ditentukan secara resmi, masyarakat berharap pembangunan pusat kuliner dilakukan di titik strategis kota, seperti sekitar Lapangan Merdeka atau kawasan Kincai Plaza, yang selama ini sudah menjadi pusat pergerakan ekonomi dan kunjungan masyarakat.

Melihat pertumbuhan UMKM yang terus meningkat dan kebutuhan ruang usaha yang makin mendesak, masyarakat menilai bahwa waktu terbaik untuk membangun pusat kuliner ini adalah sekarang. Penundaan hanya akan memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memperpanjang keterbatasan yang dialami pelaku usaha kecil

Sektor kuliner telah lama menjadi urat nadi ekonomi Kota Sungai Penuh. Tanpa fasilitas yang memadai, potensi ini sulit berkembang optimal. Hadirnya pusat kuliner modern akan:

  • Menyediakan tempat usaha yang layak dan higienis bagi UMKM,

  • Membuka peluang kerja dan usaha baru,

  • Meningkatkan daya saing produk lokal,

  • Mempercantik wajah kota, dan

  • Meningkatkan kunjungan wisata, khususnya di malam hari.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin, S.H. tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menghadirkan sistem pengelolaan yang baik. Ini meliputi:

  • Tata kelola berbasis digital,

  • Jaminan kebersihan dan keamanan,

  • Penataan zona usaha yang adil,

  • Pelibatan komunitas lokal dan generasi muda dalam promosi,

  • Serta pelatihan berkelanjutan bagi pelaku UMKM.

Warga Sungai Penuh meyakini, apabila pusat kuliner modern ini terealisasi, kota mereka akan tampil sebagai kota tujuan baru di dataran tinggi Jambi. Tempat di mana ekonomi rakyat tumbuh berdampingan dengan budaya lokal, dalam kemasan yang modern dan profesional.

Lebih dari sekadar fasilitas, pusat kuliner ini akan menjadi simbol kemajuan dan identitas baru Kota Sungai Penuh — kota yang hidup tidak hanya di siang hari, tapi juga malam hari; kota yang modern, namun tetap membumi; kota yang memuliakan rasa, usaha, dan warisan budayanya sendiri.

RedaksiĀ  Untuk Publikasi Media Oktober 2025