👁️ Dilihat: 51 kali

Damasraya MSNC –  Mahasiswa Program Magister Teknologi Pendidikan Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI), Mon Haryadi, berhasil mengembangkan media pembelajaran digital berbasis e-learning teaching factory untuk mendukung peningkatan kompetensi siswa pada jurusan Teknik Pengelasan di SMKN 1 Sungai Rumbai. Inovasi ini menjadi bagian dari penelitian tesisnya yang bertujuan menjawab tantangan pembelajaran praktik di sekolah kejuruan yang masih bergantung pada metode konvensional.

 

Inovasi dari Masalah Nyata di Lapangan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas pembelajaran praktik di SMK yang masih minim dukungan digital. Siswa kesulitan mengakses materi praktik di luar jam sekolah, tidak memiliki portofolio digital, dan belum terfasilitasi sistem evaluasi yang objektif dan terdokumentasi. Selain itu, absennya guru di kelas seringkali membuat kegiatan praktik terhenti karena belum tersedia panduan digital yang dapat diakses mandiri oleh peserta didik.

 

Mon Haryadi menjelaskan bahwa sistem yang ia kembangkan berbasis platform Moodle Gnomio, yang memungkinkan pembelajaran lebih fleksibel dan terstruktur. “Saya melihat perlunya sistem pembelajaran digital yang tidak hanya menyampaikan teori, tapi juga mengakomodasi praktik berbasis industri secara fleksibel, mandiri, dan terukur,” ujarnya.

 

Solusi Berbasis Teknologi Pendidikan
Melalui pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), sistem e-learning yang dikembangkan meliputi:

 

Modul ajar berbasis PDF
Video tutorial pengelasan
Animasi praktik
Forum diskusi daring
Fitur unggah tugas praktik
Penilaian otomatis dan dashboard pemantauan kemajuan belajar
Sistem ini mendukung pembelajaran mandiri dan kolaboratif, serta berfungsi sebagai jembatan antara dunia sekolah dan dunia industri (DUDI). Dalam praktiknya, model teaching factory diterapkan melalui proyek pembuatan produk nyata seperti teralis jendela minimalis yang relevan dengan kebutuhan industri.

 

Hasil Penelitian: Valid, Praktis, dan Efektif
Berdasarkan uji validitas dari para ahli media, isi, dan bahasa, media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan. Guru dan dunia industri menyatakan sistem ini praktis dalam mendukung proses pembelajaran, sementara hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor hasil belajar peserta didik setelah menggunakan e-learning teaching factory.

 

Mon Haryadi juga menambahkan bahwa platform ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kompetensi lainnya di SMK, terutama di bidang teknik dan keterampilan praktik lainnya.

 

Dampak dan Harapan
Inovasi ini dinilai memberikan sejumlah dampak positif, di antaranya:

 

Memperluas akses pembelajaran praktik yang lebih fleksibel
Memperkuat integrasi antara pembelajaran sekolah dan kebutuhan industri
Menyediakan sistem dokumentasi dan evaluasi digital
Mendorong siswa untuk memiliki portofolio digital
Meningkatkan daya saing lulusan SMK dalam menghadapi dunia kerja era industri 4.0

Karya ini turut mendapat apresiasi dari dosen pembimbing, tim penguji, serta pihak industri yang menjadi mitra dalam proses pengembangan dan validasi.

 

Tentang Penulis
Nama: Mon Haryadi
Program Studi: Magister Teknologi Pendidikan
Fakultas: FKIP Universitas Dharmas Indonesia
Judul Tesis: Pengembangan E-Learning Teaching Factory untuk Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Teknik Pengelasan di SMKN 1 Sungai Rumbai

 

Sebagai mahasiswa teknologi pendidikan, Mon menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi solusi konkret dalam menjawab permasalahan riil pembelajaran di sekolah. Hasil penelitiannya diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan pembelajaran vokasi digital yang adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan dunia kerja.