👁️ Dilihat: 49 kali

SUNGAI PENUH MSNC – Wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi. Pada Jumat (11/7/2025), Pemdes menggelar kegiatan penyaluran bantuan alat-alat sekolah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 50 penerima dari empat dusun di wilayah desa tersebut menerima bantuan secara langsung.

 

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Desa Sungai Jernih dan turut dihadiri oleh Camat Pondok Tinggi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua BPD, pendamping desa, orang tua siswa penerima, serta seluruh perangkat desa. Suasana penuh haru dan kekeluargaan mewarnai jalannya kegiatan.

 

Bantuan tersebut dibiayai melalui alokasi dana operasional kepala desa sebesar 3 persen, yang dipergunakan sepenuhnya untuk kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kepala Desa Sungai Jernih, Depati Rudi Hartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab moral pemerintah desa dalam mendukung kemajuan pendidikan serta meringankan beban ekonomi masyarakat.

 

“Kami menyadari bahwa pendidikan adalah kunci masa depan. Karena itu, kami terus berupaya agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa bersekolah dengan layak. Bantuan ini bukan sekadar seremonial, tapi bagian dari komitmen kami membangun desa yang peduli dan inklusif,” ujar Depati Rudi Hartono.

 

Ia juga menambahkan bahwa bagi warga yang belum mendapatkan bantuan pada tahun ini, agar tetap bersabar. “InsyaAllah ke depan, program seperti ini akan terus dilanjutkan dan diperluas. Pemerintah desa akan selalu hadir untuk masyarakat,” tegasnya.

 

Salah satu penerima bantuan, Naila, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemdes yang begitu besar terhadap kebutuhan warga kecil.

 

Langkah Kepala Desa Sungai Jernih ini menuai apresiasi dari berbagai pihak. Keterlibatan langsung, keberanian mengalokasikan dana operasional untuk bantuan sosial, serta perhatian terhadap sektor pendidikan dinilai sebagai contoh teladan dalam kepemimpinan desa yang berorientasi pada kesejahteraan warganya.

( Yuni .M)