👁️ Dilihat: 47 kali

KERINCI MSNC –  Warisan budaya bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan denyut hidup yang terus menyala. Hal itu tampak jelas dalam gelaran Kenduri Sko tiga desa di wilayah Semurup yang berlangsung meriah dan penuh khidmat, Senin (30/6/2025).

Turut hadir dalam acara adat tersebut, Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati H. Murison, yang menyatakan kebanggaan mereka atas kuatnya pelestarian nilai-nilai adat oleh masyarakat.

Kenduri Sko yang digelar oleh masyarakat tiga desa Semurup ini tidak hanya menjadi pesta budaya, tetapi juga panggung sakral untuk memperkuat nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan penghormatan terhadap leluhur.

“Adat lamo pusako usang adalah jati diri kita. Di tengah arus modernisasi, masyarakat tiga desa Semurup membuktikan bahwa budaya tak hanya dikenang, tapi terus dijaga dan diwariskan,” ujar Bupati Monadi dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan meriah.

 

Wakil Bupati H. Murison turut menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan dan semangat masyarakat dalam menghidupkan kembali ritual adat yang menjadi warisan tak ternilai.

“Kenduri Sko bukan hanya seremonial. Ini adalah refleksi dari karakter dan kekuatan kita sebagai masyarakat yang beradab dan bermartabat,” ungkapnya

Prosesi adat digelar dengan penuh khidmat, dimulai dari arak-arakan, doa bersama, hingga makan bajamba yang menjadi simbol persaudaraan. Acara turut dihadiri para ninik mamak, tokoh adat, pemuda, dan seluruh unsur masyarakat, menunjukkan bahwa tradisi masih menjadi denyut utama dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Kerinci menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong pelestarian budaya daerah sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal.

Sumber : Akun FB Pak Wo

Penulis : EDI T