👁️ Dilihat: 43 kali

Kerinci, MSN – Harapan masyarakat Kerinci Hilir untuk memiliki daerah otonom sendiri kini semakin mendekati kenyataan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pemekaran Kerinci Hilir, sebuah langkah strategis demi pemerataan pembangunan dan pelayanan yang lebih optimal.

Dukungan tersebut kian terasa kuat saat Lembaga Adat Seleman secara resmi menghibahkan tanah seluas 20 hektare kepada Pemkab Kerinci, Minggu (27/4/2025) malam. Tanah yang terletak di Bukit Panyapun, Kecamatan Danau Kerinci ini direncanakan menjadi lokasi pusat pemerintahan (ibu kota) Kerinci Hilir apabila pemekaran resmi terwujud.

Dalam suasana yang penuh khidmat dan haru, Ketua Adat Kedepatian Serah Bumi Sirah Mato Seleman, Bulkia, menyerahkan langsung berkas hibah kepada Bupati Kerinci Monadi, disaksikan oleh Wakil Bupati Murison, para tokoh adat, dan masyarakat setempat.

“Tanah ini kami serahkan sebagai bentuk kecintaan kami terhadap masa depan Kerinci Hilir. Ini adalah langkah untuk anak cucu kami kelak,” tutur Bulkia dengan penuh haru.

Bupati Monadi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas dukungan masyarakat adat, seraya menegaskan bahwa Pemkab Kerinci berkomitmen mendorong dan memperjuangkan proses pemekaran hingga ke tingkat pusat.

“Ini bukti nyata semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat. InsyaAllah, langkah ini akan menjadi fondasi kuat untuk masa depan Kerinci Hilir yang lebih maju dan mandiri,” ujar Bupati Monadi.

Penyerahan hibah tanah ini menjadi tonggak sejarah baru dalam perjuangan pemekaran, sekaligus simbol persatuan dan harapan besar bagi seluruh masyarakat Kerinci.

Edi Tanjung