👁️ Dilihat: 49 kali

Kerinci,MSNC – Suasana haru dan semangat kebersamaan menyelimuti pagi di kaki Bukit Manjunto, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci. Ratusan peserta dari berbagai penjuru tanah air berkumpul dalam satu misi mulia: menaklukkan medan terjal sambil menyatukan hati dalam aksi sosial bertajuk “Jelajah Negeri Lempow – SIGAV X Sinar Gunung Adventure” yang digagas oleh Karang Taruna Manjunto Lempur.

Kegiatan penuh makna ini dilepas langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, didampingi istri tercinta yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti, bersama Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana, serta turut dihadiri oleh anggota DPRD Dapil V Kerinci Hilir, Camat Gunung Raya, Forum Kades, dan tokoh masyarakat setempat.

Yang membuat momen ini begitu istimewa, bukan hanya lintasan ekstrem yang akan dilalui peserta dari Medan, Pekanbaru, Palembang, Bengkulu, hingga Sungai Penuh. Namun karena semua ini dilakukan untuk tujuan yang sangat mulia: menggalang dana 100 persen untuk pembangunan Masjid Annur di Desa Lempur Mudik.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh tim adventure, baik dari dalam maupun luar daerah. Terima kasih yang tulus juga saya sampaikan kepada Kapolres Kerinci, para anggota DPRD, Camat, Forum Kades, panitia, serta masyarakat Lempur yang telah ikut menyukseskan dan memeriahkan kegiatan SIGAV X ini,” ucap Bupati Monadi dengan mata berkaca-kaca.

Bupati Monadi yang juga menjabat sebagai Ketua PETA Kerinci, bahkan ikut menunggang motor trail menyusuri rute menantang Bukit Manjunto, Danau Lingkat, hingga Bukit Sirih. Baginya, lebih dari sekadar adrenalin, kegiatan ini adalah bentuk nyata menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan menyemai semangat gotong royong demi rumah ibadah yang lebih layak.

“Adventure ini bukan sekadar ajang olahraga, tapi momentum kita untuk memperkuat rasa persaudaraan dan menunjukkan bahwa kegiatan sosial bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus menginspirasi,” lanjutnya.

Teriakan semangat peserta, deru knalpot yang membelah kabut pagi, serta sambutan hangat warga Lempur menjadi saksi bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang menaklukkan alam, tetapi tentang menyatukan hati untuk kemanusiaan dan kebaikan.

( Edi Tanjung )