👁️ Dilihat: 39 kali

KERINCI JAMBI MSNC – Dalam  upaya menghadirkan rasa aman dan damai bagi seluruh lapisan masyarakat, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci kembali menggelar Operasi Pekat Dua Siginjai 2025. Operasi yang berlangsung selama 20 hari, sejak 1 hingga 20 Mei 2025, menyisir berbagai titik rawan yang kerap menjadi lokasi tumbuhnya penyakit masyarakat.

Dari hasil operasi yang digelar secara intensif dan menyentuh akar permasalahan sosial ini, sebanyak 83 pelaku berhasil diamankan. Mereka terlibat dalam berbagai pelanggaran, di antaranya 13 pelaku pungutan liar, 34 pelaku parkir liar, 10 pelaku penyalahgunaan minuman keras, 5 pelaku pengeroyokan, 3 pelaku pencurian biji kopi, serta 1 orang yang diamankan karena memasuki pekarangan tanpa izin.

Lebih dari sekadar angka, penangkapan ini mencerminkan kerja keras dan dedikasi jajaran kepolisian dalam menjaga ketertiban demi kebaikan bersama. Dua target utama dalam operasi ini berhasil diungkap—yakni kasus pengeroyokan dan pencurian. Selain itu, dua kasus lainnya, yakni perlindungan anak dan penganiayaan, telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Kapolres Kerinci melalui Wakapolres, Kompol Eko Prasetyo Dafarta, menyampaikan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan buah dari komitmen kuat Polres Kerinci dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa tenteram kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya menindak pelanggaran, tapi juga berupaya menyentuh sisi kemanusiaan dengan memberi pembinaan kepada pelanggar agar mereka dapat kembali ke jalan yang benar,” ujar Kompol Eko.

Sebagian besar pelaku yang terjaring diberikan pembinaan berupa surat pernyataan dan perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya. Namun, untuk kasus-kasus serius seperti pengeroyokan dan pencurian, proses hukum tetap dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

Barang bukti yang diamankan dalam operasi ini rencananya akan dimusnahkan, sebagai bentuk tegas dari penegakan hukum serta peringatan keras bagi siapa pun yang berniat melanggar aturan.

Dalam kesempatan itu, Kompol Eko juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, meningkatkan toleransi antarwarga, dan menghindari segala bentuk konflik sosial.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara yang peduli. Mari kita wujudkan Kerinci yang aman, tertib, dan damai untuk generasi kita kelak,” pungkasnya.

Melalui Operasi Pekat Dua Siginjai 2025, Polres Kerinci berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya hidup harmonis dalam bingkai hukum dan persaudaraan.

Penulis : Edi Tanjung

Editor : Edi Tanjung