👁️ Dilihat: 48 kali

Kerinci, Jambi.MSNC – Seorang oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci diduga bersikap tidak kooperatif saat terjaring razia pajak kendaraan bermotor yang digelar oleh UPTD Samsat Kabupaten Kerinci bersama Satlantas Polres Kerinci, Rabu (14/5).

Insiden terjadi di salah satu titik razia di Kota Sungai Penuh. Saat diminta menunjukkan kelengkapan dokumen kendaraan, pejabat yang mengendarai mobil berpelat nomor BH 412 D itu justru bersikap emosional dan menolak memberikan surat-surat kepada petugas. Ia bahkan meminta petugas untuk menghubungi pihak Pemkab Kerinci, dengan dalih sedang menjalankan tugas kedinasan.

“Saya ini juga sedang tugas!” ujar oknum tersebut dengan nada tinggi.

Meskipun sempat terjadi perdebatan, petugas tetap menjalankan prosedur dengan melakukan penilangan dan meminta yang bersangkutan untuk menunjukkan kelengkapan dokumen kendaraan pada keesokan harinya.

“Kami minta yang bersangkutan menunjukkan kelengkapan surat kendaraan pada hari berikutnya,” tegas IPDA Debi Rusadi, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kerinci.

IPDA Debi juga mengingatkan masyarakat agar selalu taat aturan, memastikan pajak kendaraan terbayar, serta membawa dokumen resmi saat berkendara. Ia menegaskan razia akan terus digelar secara acak di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Kerinci.

“Kami harap masyarakat bisa mempersiapkan diri agar tidak terjadi antrean dan pelanggaran di lapangan,” tambahnya.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa pelat nomor BH 412 D yang digunakan oleh oknum pejabat tersebut tidak tercatat dalam sistem resmi. Petugas menduga pelat tersebut palsu dan kini tengah melakukan pendalaman lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, termasuk aparatur sipil negara, untuk menjunjung tinggi hukum dan menghormati petugas yang tengah menjalankan tugas, demi terciptanya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

( RK )!