👁️ Dilihat: 45 kali

Kerinci, Jambi .MSNC – Proyek penanganan longsor di jalan nasional wilayah Kabupaten Kerinci, tepatnya di Desa Pengasih Lama, Kecamatan Bukit Kerman, diduga terbengkalai. Hal ini memicu keresahan dan tanda tanya di kalangan warga yang kerap melintasi kawasan tersebut.

Proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 senilai Rp4,14 miliar itu berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jambi.

Namun, meski sempat dikerjakan beberapa waktu lalu, kini tak tampak lagi aktivitas di lokasi proyek. Alat berat yang sebelumnya digunakan pun sudah tidak berada di tempat. Yang tersisa hanya tumpukan material koral, tonggak pancang, dan barak kerja yang tampak kosong.

Menurut keterangan warga setempat, pekerja dan alat berat seperti ekskavator sudah meninggalkan lokasi sejak tiga hari lalu. “Cuma tinggal material dan barak yang kosong. Tidak ada aktivitas lagi di sini,” ujar salah seorang warga kepada media ini, Selasa (13/5).

Warga pun mendesak pihak rekanan kontraktor untuk segera melanjutkan pengerjaan proyek tersebut. Pasalnya, jalan ini merupakan akses vital masyarakat, terutama untuk aktivitas harian seperti menuju kebun dan keperluan ekonomi lainnya. Selain sempit, jalan ini juga ramai dilalui kendaraan dan warga.

“Kami khawatir kalau dibiarkan lama-lama, kondisi jalan makin rawan dan bisa membahayakan pengguna jalan,” tambah warga.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak pelaksana segera menindaklanjuti kondisi ini demi keselamatan dan kelancaran mobilitas warga di wilayah tersebut. ( ET )