👁️ Dilihat: 83 kali

KERINCI MSNC – Jalan Nasional Tapan–Sungai Penuh kembali menelan korban jiwa. Sebuah mobil pikap Suzuki Carry warna hitam tanpa nomor polisi, yang mengangkut kelapa dan ditumpangi tiga orang, terguling dan masuk jurang sedalam sekitar 35 meter di KM 38, kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Rabu dini hari (30/7/2025).

Dalam kecelakaan tragis yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB tersebut, dua orang tewas di tempat, yakni pengemudi Nando (29) dan penumpangnya, Alan (45), keduanya warga Nagari Sumedang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Satu penumpang lainnya, Yora (29), mengalami luka di tangan dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Tapan.

Kasat Lantas Polres Kerinci, IPTU Into Sujarwo, dalam keterangan pers menyebutkan bahwa kecelakaan ini merupakan laka tunggal. Mobil melaju dari arah Tapan menuju Sungai Penuh dengan membawa muatan kelapa. Ketika sampai di tikungan sempit KM 38, mobil berselisih jalan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Karena lebar jalan hanya sekitar 5 meter, mobil pikap mencoba menepi ke bahu jalan.

Namun nahas, bahu jalan yang rapuh tak mampu menahan beban kendaraan bermuatan berat itu. Ban depan terperosok, dan mobil terguling beberapa kali sebelum akhirnya terjun bebas ke dasar jurang sedalam 35 meter.

“Dari hasil olah TKP, kondisi jalan berupa aspal di tikungan tajam, tanpa marka maupun rambu lalu lintas. Cuaca cerah saat kejadian, namun tidak ada kerusakan teknis pada kendaraan. Pengemudi juga diketahui tidak memiliki SIM A,” jelas IPTU Into.

Dugaan kuat, dua korban tewas akibat benturan keras saat mobil terguling berulang kali dan juga karena terjepit bodi kendaraan. Keduanya diketahui mengenakan sabuk pengaman. Sedangkan Yora yang diduga duduk di tengah berhasil selamat meski mengalami luka.

Jenazah kedua korban telah dievakuasi dan dibawa ke kampung halaman di Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan. Sementara itu, mobil pikap masih berada di dasar jurang dan menunggu proses evakuasi lebih lanjut. Kerugian materil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp20 juta.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan nasional lintas Pesisir Selatan–Sungai Penuh, khususnya mulai dari KM 6 hingga perbatasan Jambi-Sumbar, agar lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan, terutama di jalur tikungan tajam yang rawan kecelakaan.

( Yuni .M )