MALUKU UTARA – Tim SAR gabungan berhasil menyelesaikan proses evakuasi dua pendaki asal Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Dukono, Minggu sore (10/5).
Kepala Kantor SAR Ternate sekaligus Koordinator Misi Pencarian, Iwan Ramdani, mengatakan operasi pencarian dan evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 17.52 WITA.
“Tim SAR gabungan hari ini telah menyelesaikan operasi SAR yang sebelumnya menyisakan dua orang dalam pencarian,” ujar Iwan Ramdani di Pos Pemantauan Gunung Dukono, Tobelo.
Ia menyampaikan keberhasilan operasi tersebut didukung kerja sama berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, relawan, hingga masyarakat sekitar.
Dalam keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, kedua pendaki selanjutnya dibawa ke posko tanggap darurat sebelum dipindahkan ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi dan penanganan lanjutan.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi cuaca yang berubah-ubah, aktivitas vulkanik yang masih terjadi, serta material abu vulkanik di sekitar lokasi pencarian.
Iwan menjelaskan aktivitas erupsi Gunung Dukono terjadi secara berkala sehingga tim penyelamat harus menyesuaikan waktu evakuasi demi keselamatan personel di lapangan.
Peristiwa ini bermula setelah erupsi Gunung Dukono pada Jumat (8/5) yang membuat sejumlah pendaki segera meninggalkan kawasan gunung menuju lokasi aman. Sebagian besar pendaki berhasil dievakuasi lebih awal dalam operasi penyelamatan.
Sementara itu, BNPB mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi larangan aktivitas pendakian di kawasan Gunung Dukono yang telah diberlakukan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sejak April 2026.
Pemerintah daerah bersama otoritas terkait juga terus memperkuat pengawasan di kawasan rawan bencana sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.(**)





Tinggalkan Balasan