👁️ Dilihat: 39 kali

KERINCI – Kemeriahan Kenduri Sko di lima desa Tanjung Pauh Mudik semakin terasa dengan penampilan Tari Iyo-Iyo yang diiringi syair adat bertajuk “Depati-Depati Kami, Ninik Mamak-Ninik Mamak Kami.” Atraksi budaya tersebut menjadi salah satu sajian istimewa yang memukau masyarakat dan tamu undangan.

Tarian yang dibawakan oleh para penari dari anak anak batino lima desa ini mengandung makna penghormatan kepada para depati, ninik mamak, serta seluruh pemangku adat yang telah menjaga dan mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

Lantunan syair adat yang menggema di tengah prosesi Kenduri Sko bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi simbol penghormatan, kebersamaan, dan rasa syukur masyarakat atas tetap lestarinya adat istiadat di Tanjung Pauh Mudik.

Dengan gerakan yang anggun dan penuh makna, para penari yang telah berlatih secara khusus berhasil menyuguhkan pertunjukan yang sarat nilai budaya. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang memadati lokasi acara.

Kehadiran Tari Iyo-Iyo bersyair menjadi bukti bahwa Kenduri Sko bukan hanya prosesi pengukuhan gelar adat, tetapi juga menjadi ruang untuk melestarikan seni, budaya, dan identitas masyarakat Kerinci. Melalui penampilan ini, generasi muda menunjukkan komitmennya untuk terus menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal oleh masyarakat luas

Edi T