👁️ Dilihat: 148 kali

KOTA JAMBI — Pemerintah Kota Sungai Penuh yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, S.E., M.M., menghadiri penutupan Jambi Elok Nian Kabupaten Bungo yang berlangsung di Anjungan Kabupaten Muaro Bungo, Taman Mini Melayu Jambi, Arena Eks MTQ, Kota Jambi, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Tak Lekang Budayo Diterpa Zaman” tersebut menjadi ruang untuk menampilkan beragam kekayaan budaya, tradisi, kuliner, kerajinan, serta potensi pariwisata Kabupaten Bungo.

Berbagai kesenian daerah turut memeriahkan rangkaian penutupan. Masyarakat juga berkesempatan menikmati kuliner khas sekaligus melihat beragam produk kerajinan yang menjadi bagian dari potensi ekonomi kreatif daerah.

Sekda Alpian mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bungo yang dinilai berhasil mengemas kegiatan Jambi Elok Nian secara menarik. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Melayu Jambi.

“Acara ini bukan hanya hiburan, tetapi juga bentuk pelestarian nilai-nilai luhur. Saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bungo yang konsisten menampilkan budaya dengan kemasan menarik sehingga bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Alpian.

Menurut Alpian, kegiatan budaya seperti Jambi Elok Nian memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan antarpemerintah daerah di Provinsi Jambi. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk unggulan daerah.

Ia menilai kolaborasi antara budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Promosi potensi daerah melalui kegiatan budaya juga dinilai mampu mendorong semakin banyak wisatawan mengenal berbagai destinasi dan kekayaan daerah di Provinsi Jambi.

“Harapan saya, melalui kegiatan ini pariwisata Jambi semakin dikenal. Budaya kita juga tidak tergerus zaman. Masyarakat semakin bangga menjadi bagian dari Jambi,” katanya.

Alpian juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan melestarikan budaya daerah agar tetap hidup serta dikenal oleh generasi mendatang.

Semangat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan tema “Tak Lekang Budayo Diterpa Zaman”, yang mengandung pesan penting agar nilai-nilai budaya tetap dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

Penutupan Jambi Elok Nian Kabupaten Bungo berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, di antaranya tari kolosal, pameran kerajinan, serta sajian kuliner khas Bungo.

Antusiasme masyarakat terlihat dalam berbagai penampilan seni dan produk daerah yang ditampilkan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, dan potensi pariwisata Kabupaten Bungo kepada khalayak luas.

Kehadiran Sekda Alpian dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap pelestarian budaya serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Jambi.

Edi Tanjung