👁️ Dilihat: 105 kali

SUNGAI PENUH, SUARA INDEPENDENT.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Hartati, S.H., M.H. atas pencapaian tertinggi di dunia akademik dengan meraih jabatan Guru Besar Ilmu Hukum, khususnya pada bidang Hukum Administrasi Negara.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap prestasi akademik yang dinilai membanggakan dan turut mengharumkan nama daerah di bidang pendidikan tinggi serta pengembangan ilmu hukum.

Dalam publikasi ucapan resmi Pemerintah Kota Sungai Penuh, pencapaian Prof. Dr. Hartati disebut sebagai sebuah prestasi yang membanggakan. Keahlian dan kepakaran di bidang Hukum Administrasi Negara menjadi bagian penting dari perjalanan akademik hingga mencapai jenjang Guru Besar.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menilai capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda di daerah, untuk terus meningkatkan kapasitas, pendidikan dan prestasi di berbagai bidang.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. bersama Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah turut menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut.

“Selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Hartati, S.H., M.H. atas pencapaian sebagai Guru Besar Ilmu Hukum. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus menuntut ilmu, berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah dan bangsa,” demikian pesan yang disampaikan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Pencapaian sebagai Guru Besar sekaligus menunjukkan pentingnya konsistensi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kiprah dan kepakaran Prof. Dr. Hartati dapat terus memberikan kontribusi positif bagi dunia akademik, pemerintahan, masyarakat serta pengembangan hukum di Indonesia.

Prestasi akademik tersebut menjadi momentum membanggakan sekaligus inspirasi bahwa ilmu pengetahuan, dedikasi dan kepakaran dapat menjadi bagian penting dalam membangun daerah dan bangsa.

Edi Tanjung