šŸ‘ļø Dilihat: 62 kali

SUNGAIPENUH.MediaSindent.Com-Angka penderita penyakit Hipertensi (tekanan darah tinggi) bersamaan kolesterol tinggi terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir di Kota Sungai Penuh, kondisi sangat memprihatinkan, karena berpotensi memicu penyakit komplikasi berbahaya seperti stroke dan serangan jantung.

Data dari fasilitas pelayanan kesehatan menunjukkan, sebagian besar penderita berasal dari kelompok usia produktif hingga lanjut usia, dipicu penyebab gaya Pola hidup tidak sehat, dari konsumsi makanan tinggi lemak, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok dan stres berkepanjangan, faktor utama pemicu meningkatnya kasus tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 8.372 kasus penyakit hipertensi, mendudki renking utama jumlah penderita dibandingkan penyakit lain.

Di posisi kedua, penyakit faringitis atau radang tenggorokan mencatatkan 6.478 kasus dan berteger posisi ketiga ditempati oleh gastritis atau peradangan pada dinding lambung (Mag) dengan jumlah 4.630 kasus.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Yefrizal, mengungkapkan bahwa tingginya angka ketiga penyakit tersebut terjadi tengah masyarakat, dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari faktor keturunan hingga pola hidup masyarakat yang belum sehat.

ā€œHipertensi dan kolestrol tidak muncul secara tiba-tiba. Juga dipengaruhi faktor genetik, namun pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, stres, serta kebiasaan merokok dan kurang istirahat menjadi pemicu utama meningkatnya kasus tekanan darah tinggi di masyarakat,ā€ jelas Yefrizal,

Ia menambahkan, hipertensi beriringan tingginya kolestrol, sehingga terjadinya penyempitnya pembuluh darah alteri sering disebut sebagai silent killer, penyakit ini tidak selalu menimbulkan gejala, namun dapat berujung pada komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke dan kematian mendadak, jika tidak ditangani dengan baik.

ā€œKami banyak menemukan pasien yang baru menyadari menderita hipertensi dan kolesterol setelah kondisinya sudah cukup parah,ā€ ujar

Terkait ke dua penyakit tersebut, mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan mengurangi konsumsi makanan berlemak dan asin serta instan dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah, rutin berolahraga, merupakan langkah pencegahan sejak dini dibandingkan pengobatan.

“Kesempatan ini Yefrizal, jugao mengajak seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh untuk rutin memeriksakan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. Selain itu, masyarakat diimbau untuk menjaga pola makan sehat dan bergizi, mengurangi konsumsi garam berlebih, serta menerapkan gaya hidup aktif dan seimbang.

ā€œPencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Dengan gaya hidup sehat dan pemeriksaan rutin, risiko hipertensi bisa ditekan sejak dini,ā€ pungkasnya.(Red/Syam).