👁️ Dilihat: 54 kali

SUNGAI PENUH MEDIA SINDENT – Aksi damai ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mendapat sambutan hangat dari pimpinan DPRD. Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, bersama jajaran pimpinan dan anggota dewan, hadir langsung menyambut kedatangan mahasiswa di halaman Kantor DPRD, Selasa (2/9).

Dalam suasana penuh keakraban, mahasiswa menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Aksi ini menjadi rangkaian setelah sebelumnya massa juga menggelar orasi di Mapolres Kerinci. Adapun tuntutan utama yang disuarakan mahasiswa adalah mengusut tuntas dugaan keterlibatan aparat dalam peristiwa meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, mendesak pembebasan massa aksi yang masih ditahan aparat tanpa syarat, serta menolak segala bentuk kekerasan dan intervensi aparat terhadap masyarakat.

Ketua DPRD, Hutri Randa, mengaku bangga dan memberikan apresiasi tinggi atas sikap mahasiswa yang memilih jalur damai dalam menyampaikan aspirasi. Menurutnya, aksi seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesadaran demokrasi yang matang dan menjadi mitra kritis bagi pemerintah maupun lembaga legislatif.

“Kami di DPRD sangat menghormati aspirasi adik-adik mahasiswa. Kedatangan kalian dengan damai adalah bukti bahwa demokrasi kita berjalan sehat. Kami akan mendengarkan dengan sungguh-sungguh setiap tuntutan yang disampaikan, karena DPRD adalah rumah rakyat dan terbuka bagi siapa pun yang memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegas Hutri Randa.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya bersama jajaran dewan akan menindaklanjuti setiap aspirasi yang masuk sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. “Kami tidak ingin suara rakyat berhenti di jalan. Kami akan kawal bersama-sama agar apa yang menjadi keresahan masyarakat bisa mendapat perhatian serius dari pihak berwenang,” lanjutnya.

Sikap terbuka juga ditunjukkan oleh jajaran pimpinan dan anggota DPRD yang mendampingi Hutri Randa. Mereka ikut berdialog dengan mahasiswa dan menyampaikan komitmen untuk menjaga komunikasi yang sehat serta membangun sinergi positif dengan generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa.

Dari pantauan di lapangan, pertemuan di DPRD berlangsung dalam suasana tertib, kondusif, dan penuh rasa saling menghargai. Mahasiswa menyampaikan orasi dengan semangat, sementara pimpinan DPRD mendengarkan secara seksama. Pertemuan ini menjadi gambaran nyata bagaimana mahasiswa dan wakil rakyat dapat duduk bersama dalam bingkai demokrasi yang sehat.

Dengan sikap DPRD yang terbuka dan apresiatif, aksi damai mahasiswa kali ini tidak hanya menjadi momentum penyampaian aspirasi, tetapi juga simbol kebersamaan dalam memperjuangkan keadilan dan kepentingan masyarakat luas.