Kerinci, Sungaipenuh ,Media Sindent .News.com . Peredaran rokok ilegal di wilayah Kerinci dan Kota Sungaipenuh semakin merajalela tanpa ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Meskipun Kantor Bea Cukai Jambi telah didemo oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menuntut langkah konkret, hingga kini belum ada respons berarti. Kondisi ini memicu kekecewaan dan kemarahan masyarakat, yang menilai Bea Cukai Jambi terkesan tutup mata terhadap maraknya rokok ilegal di daerah tersebut.
Rokok tanpa cukai kini beredar bebas di pasaran, dijual secara terang-terangan tanpa hambatan. Kerinci dan Sungaipenuh bahkan disebut-sebut sebagai pusat distribusi rokok ilegal di wilayah Jambi. Situasi ini semakin parah karena lemahnya pengawasan dari Bea Cukai serta dugaan adanya oknum yang bermain dalam bisnis ileggal ini.
Demonstrasi yang dilakukan oleh LSM beberapa waktu lalu menjadi bukti bahwa masyarakat sudah tidak lagi percaya pada tindakan Bea Cukai Jambi. Namun, meskipun aksi protes telah dilakukan, hingga saat ini tidak ada langkah nyata yang menunjukkan keseriusan dalam memberantas peredaran rokok ilegal.
Kondisi ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga memberikan dampak negatif bagi pedagang rokok legal yang harus bersaing secara tidak adil dengan produk ilegal. Jika pemerintah dan Bea Cukai terus membiarkan situasi ini tanpa tindakan tegas, maka peredaran rokok ilegal diprediksi akan semakin sulit dikendalikan.
Masyarakat kini menunggu bukti nyata dari Bea Cukai Jambi. Penegakan hukum harus dilakukan secara serius, bukan sekadar janji dan retorika belaka. Jika aparat berwenang tetap lamban, maka bukan tidak mungkin kepercayaan publik terhadap penegakan hukum semakin runtuh. (*)





Tinggalkan Balasan