Sungai Penuh .MSNC – Pelanggan Lstrik di wilayah Feeder Rawang Sungai Penuh, kembali dibuat resah dan panik akibat pemadaman listrik mendadak yang dilakukan oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Sungai Penuh pada Sabtu malam (28/3/2025).
Insiden ini terjadi di saat umat Islam tengah melaksanakan ibadah salat Isya dan Tarawih, menimbulkan kepanikan serta ketidaknyamanan di tengah suasana khusyuk Ramadan.
Tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya, listrik tiba-tiba padam, membuat masjid-masjid dan rumah-rumah warga gelap gulita. Suasana yang semula penuh ketenangan dan kekhusyukan mendadak berubah menjadi mencekam.
Pantauan media ini di lapangan ,sejumlah jemaah yang sedang menunaikan ibadah terpaksa menghentikan salat sejenak karena kondisi gelap, sementara warga lainnya berusaha mencari penerangan seadanya dengan senter atau ponsel.
“Bukan hanya mengganggu ibadah, tapi juga sangat berbahaya. Anak-anak dan lansia bisa tersandung atau terjatuh dalam kondisi gelap seperti ini. Apalagi ini bulan Ramadan, seharusnya PLN lebih memperhatikan stabilitas listrik, terutama di waktu-waktu penting seperti salat Tarawih,” keluh seorang warga dengan nada kesal.
Kekecewaan warga semakin bertambah karena pemadaman listrik semacam ini bukan kali pertama terjadi. Masyarakat menilai pihak PLN kurang transparan dalam memberikan informasi terkait gangguan listrik, terlebih saat momen-momen krusial seperti bulan suci Ramadan,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan pukul 22.33.WIB kondisi lampu masih padam, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN mengenai penyebab pemadaman dan kapan listrik akan kembali normal. Warga berharap PLN segera memberikan klarifikasi serta langkah konkret untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi, terutama saat Ramadan di mana kebutuhan akan listrik sangat vital bagi masyarakat.
(SINDENT.NEWS. COM )





Tinggalkan Balasan