SUNGAI PENUH SUARA INDEPENDENT .COM – Kondisi jalan rabat beton di RT 03, Dusun Tengah, Desa Lawang Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, menjadi perhatian warga setelah bagian permukaan jalan mengalami kerusakan berupa lubang, pengelupasan, serta sejumlah bagian beton yang mulai mengalami kerusakan.
Jalan tersebut diketahui dibangun pada Tahun Anggaran 2023. Berdasarkan papan informasi kegiatan yang masih terpasang di lokasi, pekerjaan tercantum sebagai pembangunan/rehabilitasi sarana dan prasarana desa dengan nilai anggaran sebesar Rp17.125.000, termasuk pajak, dan pelaksana kegiatan tercantum Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Lawang Agung.
Informasi yang berhasil dihimpun Suara Independent.com di lapangan, kondisi jalan tersebut kini mulai mengganggu aktivitas warga yang menggunakan akses tersebut untuk mobilitas sehari-hari.
Warga Lakukan Perbaikan Secara Swadaya
Kerusakan jalan tersebut juga mendorong sejumlah warga melakukan perbaikan secara swadaya. Warga menyebut telah menggunakan sekitar lima sak semen untuk menambal bagian jalan yang berlubang.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga agar akses jalan tetap dapat digunakan. Namun, perbaikan secara swadaya dinilai belum menjadi solusi permanen, mengingat beberapa bagian jalan kembali menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Di lokasi juga terlihat sisa material pasir dan pecahan beton pada sejumlah titik permukaan jalan.
Warga Pertanyakan Spesifikasi dan Volume Pekerjaan
Sejumlah warga mempertanyakan apakah pelaksanaan pekerjaan tersebut telah sesuai dengan spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ditetapkan dalam kegiatan pembangunan.
Pertanyaan tersebut muncul karena kondisi jalan mengalami kerusakan meskipun pekerjaan baru berlangsung sekitar tiga tahun.
Warga juga menyampaikan informasi mengenai penggunaan material yang disebut sekitar dua truk pasir dan 20 sak semen. Namun, informasi tersebut masih merupakan keterangan dari warga dan perlu dikonfirmasi serta dibandingkan dengan dokumen perencanaan maupun realisasi pekerjaan.
Karena itu, diperlukan penjelasan dari Pemerintah Desa Lawang Agung maupun pihak terkait mengenai spesifikasi teknis, volume pekerjaan, penggunaan material, serta proses pengawasan kegiatan tersebut.
Pemerintah Desa Diminta Terbuka
Warga berharap Pemerintah Desa Lawang Agung dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai pembangunan jalan tersebut, termasuk dasar penganggaran, pelaksanaan pekerjaan, hingga pengawasan dan pemeliharaannya.
Apabila diperlukan, pemeriksaan secara teknis di lapangan dapat dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan dan memastikan apakah kondisi fisik jalan sesuai dengan spesifikasi pekerjaan yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut penting agar persoalan tidak hanya berhenti pada keluhan masyarakat, tetapi dapat diketahui secara jelas kondisi sebenarnya berdasarkan data dan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menunggu Penjelasan Pemerintah Desa
Kerusakan fasilitas umum yang dibangun menggunakan anggaran desa menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut kepentingan bersama.
Warga berharap Pemerintah Desa Lawang Agung tidak mengabaikan kondisi tersebut dan dapat segera mengambil langkah sesuai kewenangannya, baik melalui pemeriksaan, pemeliharaan maupun perbaikan apabila memang diperlukan.
Pada prinsipnya, masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran desa digunakan dan bagaimana hasil pembangunan tersebut memberikan manfaat bagi warga.
Hingga berita ini diterbitkan, Suara Independent.com masih membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi Pemerintah Desa Lawang Agung maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan pekerjaan jalan rabat beton tersebut.
( REDAKSI )





Tinggalkan Balasan