JAKARTA SUARA INDEPENDENT .COM – PDI Perjuangan mendorong seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) untuk segera membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
Desakan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, usai menghadiri peringatan ke-71 Konferensi Asia Afrika di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
“Tentu saja, karena pemilu mencakup hajat hidup orang banyak yang dimanifestasikan dalam suara rakyat yang secara merdeka dan berdaulat menyampaikan pilihannya,” ujar Hasto kepada wartawan.
Ia menegaskan bahwa pemilu merupakan agenda lima tahunan yang krusial dan harus dipersiapkan secara matang, termasuk melalui pembaruan regulasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Karena itu, PDIP mendorong adanya kerja sama lintas fraksi di DPR agar pembahasan RUU Pemilu tidak berlarut-larut.
“PDI Perjuangan mendorong kerja sama dengan fraksi-fraksi agar segera dilakukan pembahasan Undang-Undang Pemilu,” katanya.
Hasto juga mengungkapkan bahwa PDIP telah melakukan berbagai persiapan internal untuk merumuskan sejumlah isu strategis dalam revisi UU Pemilu. Persiapan tersebut dilakukan melalui forum diskusi dan workshop yang digelar secara berkala.
“PDI Perjuangan telah mempersiapkan dengan mengadakan berkali-kali workshop untuk membahas isu-isu strategis terkait sistem pemilu, ambang batas minimal, dan juga bagaimana meningkatkan independensi dari penyelenggara pemilu,” jelasnya.
Ia menambahkan, percepatan pembahasan RUU Pemilu menjadi penting mengingat tahapan pemilu membutuhkan waktu panjang dan harus dirancang secara cermat sejak awal. (*)





Tinggalkan Balasan