👁️ Dilihat: 53 kali

KERINCI, Suara Independent.com – Masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Kerinci, khususnya kawasan Kerinci Hilir, mengaku kecewa dengan pemadaman listrik yang berlangsung berjam-jam pada Sabtu (19/9/2026). Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

Pemadaman listrik tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung selama enam jam, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, dalam rangka pekerjaan First Year Inspection dan SLO Bay PHT Sungai Penuh yang dilakukan tim HAR UPT bersama PT PLN (Persero) ULP Sungai Penuh.

Namun, keluhan masyarakat mencuat karena pemadaman dirasakan berlangsung cukup lama dan berdampak langsung terhadap berbagai aktivitas, terutama usaha kecil, perdagangan, pelayanan jasa, serta kegiatan rumah tangga yang membutuhkan listrik.

Sejumlah warga Kerinci Hilir menyayangkan kondisi tersebut, terlebih apabila informasi mengenai pemadaman tidak diterima masyarakat secara merata dan tepat waktu. Bagi pelaku usaha, pemadaman listrik bukan sekadar persoalan tidak adanya penerangan, tetapi dapat berimbas terhadap operasional dan potensi kerugian ekonomi.

“Kalau memang ada pemeliharaan, masyarakat bisa memahami. Tetapi pemberitahuan harus jelas dan waktunya juga harus sesuai dengan informasi yang disampaikan, karena banyak aktivitas masyarakat yang bergantung pada listrik,” keluh salah seorang warga.

Masyarakat berharap PLN ULP Sungai Penuh dapat meningkatkan penyampaian informasi kepada pelanggan sebelum pekerjaan pemeliharaan dilakukan, termasuk memberikan pemberitahuan apabila terjadi perubahan jadwal atau pemadaman berlangsung lebih lama dari waktu yang telah diumumkan.

Sebelumnya, Manager PLN ULP Sungai Penuh, Eko Pitono, membenarkan adanya pemadaman jaringan listrik tersebut. PLN juga mengimbau pelanggan yang membutuhkan pasokan listrik selama pekerjaan berlangsung agar menyiapkan genset pribadi yang instalasinya terpisah dari jaringan PLN.

Adapun wilayah yang terdampak pemadaman mencakup sejumlah kecamatan di Kabupaten Kerinci, yakni Gunung Raya, Danau Kerinci, Sitinjau Laut, Air Hangat, Gunung Kerinci, Batang Merangin, Keliling Danau, Air Hangat Timur, Gunung Tujuh, Siulak, Depati Tujuh, Siulak Mukai, Bukit Kerman dan Air Hangat Barat.

Sementara di Kota Sungai Penuh meliputi Hamparan Rawang, Koto Baru, Kumun Debai, Pesisir Bukit, Pondok Tinggi, Sungai Bungkal, Sungai Penuh dan Tanah Kampung.

PLN sebelumnya juga menyampaikan bahwa jadwal pemadaman dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan situasi dan kondisi teknis di lapangan.

Masyarakat berharap ke depan setiap kegiatan pemeliharaan jaringan dapat dibarengi dengan informasi yang lebih cepat, jelas dan akurat, sehingga pelanggan dapat mempersiapkan diri dan meminimalkan dampak ekonomi maupun gangguan terhadap aktivitas sehari-hari.

Bagi masyarakat, pemeliharaan jaringan merupakan bagian penting untuk menjaga keandalan listrik. Namun, kepastian informasi dan komunikasi kepada pelanggan juga menjadi hal yang tidak kalah penting, terutama ketika pemadaman berlangsung dalam waktu yang cukup panjang.

Penulis : Edi Tanjung Pengasai