Sungai Penuh MSNC – Dunia perbankan di Kota Sungai Penuh kembali diguncang kabar tak sedap. Seorang oknum pegawai Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Sungai Penuh, berinisial C, diduga melakukan tindak pelecehan seksual terhadap seorang pria berinisial B, yang kini mengalami trauma berat akibat peristiwa tersebut.
Informasi yang diterima dari Media Fortal Buana Asia.com menyebutkan, dugaan insiden ini terjadi di rumah korban yang berada di Desa Gedang, Kota Sungai Penuh, setelah pelaku membujuk korban untuk menginap dengan dalih akan membantu proses lamaran kerja di BNI tempatnya bekerja.
“Korban awalnya hanya meminta bantuan terkait lowongan kerja. Namun, saat bangun pagi, ia menemukan celananya dalam keadaan terbuka dan tubuhnya dalam kondisi basah. Ia langsung mengalami syok dan trauma mendalam,” ungkap sumber yang enggan disebutkan identitasnya.
Sumber yang sama mengungkapkan bahwa korban dan pelaku saling mengenal sejak pelaku melakukan kegiatan sosialisasi di sekolah tempat korban bersekolah. Hubungan itulah yang diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk menjalankan aksi yang kini tengah diproses secara hukum tersebut.
Pihak keluarga korban telah melaporkan dugaan pelecehan ini ke Polres Kerinci, dan berharap agar proses hukum berjalan dengan adil dan transparan.
“Kami sudah melapor ke kepolisian. Kami ingin pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Anak kami mengalami trauma berat, ini bukan perkara kecil,” ujar salah satu anggota keluarga korban dengan nada penuh emosi.
Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan dari keluarga korban. Kasat Reskrim Polres Kerinci, saat dikonfirmasi oleh wartawan, menyatakan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
“Laporan masuk pada hari Senin lalu. Tim kami sedang melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan bukti-bukti yang ada,” jelasnya.
Hingga berita ini dirilis, oknum pegawai BNI berinisial C belum memberikan tanggapan atau pernyataan resmi terkait tuduhan yang dilayangkan kepadanya.( *)
Catatan Redaksi:
Kasus kekerasan seksual adalah persoalan serius yang dapat memberikan dampak psikologis jangka panjang terhadap korban. Redaksi mengimbau masyarakat untuk menghormati privasi korban serta mendukung proses hukum yang tengah berlangsung. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal menjadi korban kekerasan seksual, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional dan melapor kepada pihak berwenang.





Tinggalkan Balasan