👁️ Dilihat: 372 kali

SUNGAI PENUH – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosta) Kota Sungai Penuh, H. Josrizal Helman, S.Si., Apt, resmi menyandang gelar adat Depati Santiudo Tuo Partamo Alang dalam prosesi penobatan yang berlangsung pada puncak Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh, Minggu (5/7/2026).

Penganugerahan gelar adat tersebut menjadi bagian dari rangkaian sakral Kenduri Sko 6 Luhah, sebuah tradisi adat yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Tanah Mendapo sebagai bentuk pelestarian budaya, penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur, serta penguatan eksistensi lembaga adat di Kota Sungai Penuh.

Prosesi penobatan berlangsung khidmat di hadapan para pemangku adat, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta tamu undangan yang turut menyaksikan momentum bersejarah tersebut. Gelar Depati Santiudo Tuo Partamo Alang merupakan amanah adat yang sarat makna dan mengandung tanggung jawab moral untuk menjaga marwah adat, budaya, dan kearifan lokal.

Sebagai Kepala Diskominfosta Kota Sungai Penuh, Josrizal Helman dinilai memiliki komitmen dalam mendukung pelestarian adat dan budaya daerah. Penobatan tersebut sekaligus menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dalam menjaga warisan budaya agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Mengusung semangat “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab,” penobatan gelar adat ini diharapkan semakin memperkuat peran seluruh elemen masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan para leluhur.

Selain menjadi ajang penobatan pemangku adat, Kenduri Sko 6 Luhah juga menjadi momentum mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Berbagai prosesi adat yang digelar mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Sungai Penuh yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk terus menjaga dan melestarikan adat melalui semangat “Lestarikan Budaya, Jaga Tradisi, dan Eratkan Persatuan.” Pesan tersebut menjadi ruh pelaksanaan Kenduri Sko 6 Luhah sebagai salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan identitas bagi masyarakat Kota Sungai Penuh.

Dengan resmi menyandang gelar adat Depati Santiudo Tuo Partamo Alang, H. Josrizal Helman diharapkan dapat mengemban amanah adat dengan penuh tanggung jawab serta terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian budaya dan memperkuat persatuan masyarakat di Bumi Sahalun Suhak Saletuh Bdei.

Sumber Photo : (Humas Diskominfosta Kota Sungai Penuh)

Penulis : Edi Tanjung