👁️ Dilihat: 47 kali

KERINCI MSNC – Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., menghadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Permenti Duo Desa Kemantan yang digelar di Desa Kemantan Kebalai, Minggu (10/8/2025). Acara adat tersebut berlangsung khidmat dan meriah sebagai wujud pelestarian tradisi turun-temurun masyarakat Desa Kemantan Kebalai dan Desa Kemantan Raya, Kecamatan Air Hangat Timur.

Turut hadir Sekda Kerinci Zainal Efendi, Camat Air Hangat Timur Edi Ruslan, unsur Forkopincam, para kepala desa se-Kecamatan Air Hangat Timur, tokoh adat, dan masyarakat Duo Desa Kemantan.

Rangkaian kegiatan diawali penyambutan adat bagi Bupati dan tamu undangan, pengalungan bunga, penampilan Tari Sikapur Sirih, serta atraksi silat tradisional yang menampilkan kekayaan budaya Kerinci.

Ketua Panitia Pelaksana Razali Haris, DPT, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati dan semua pihak yang mendukung suksesnya acara. Sementara tokoh masyarakat Mudium Hasan, DPT, mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran pemimpin daerah.

“Kehadiran Bupati adalah bentuk kedekatan pemimpin dengan rakyat. Kami berharap pemerintah daerah terus memperhatikan kelestarian adat yang menjadi identitas budaya Kerinci,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Monadi menegaskan komitmen pemerintah daerah menjaga dan melestarikan adat istiadat Kerinci.

“Pemerintah Kabupaten Kerinci sangat mengapresiasi Kenduri Sko dan akan terus mendorong pelestarian adat di daerah ini. Pelestarian budaya bukan hanya tugas pemerintah atau ninik mamak saja, melainkan tanggung jawab kita semua. Hilangnya budaya berarti hilangnya identitas. Kita tidak akan pernah bisa maju jika tercabut dari akar budaya sendiri,” tegasnya.

Bupati juga menyinggung persoalan infrastruktur di Renah Pemetik, kawasan perladangan masyarakat Kemantan, yang akan menjadi prioritas perbaikan demi mendukung perekonomian dan kesejahteraan warga.

Sebagai bentuk penghormatan atas peran dan komitmennya dalam pelestarian adat dan pembangunan daerah, Bupati Monadi dianugerahi gelar adat “Depati Stuo Cahayo Negeri” oleh ninik mamak dan tokoh adat Duo Desa Kemantan. Sekda Kerinci Zainal Efendi menerima gelar “Depati Rajo Mudo Payung Negeri”, sementara Plt. Kades Kemantan Kebalai Sarjoli menyandang gelar “Depati Susun Negeri”.

Atas nama Tiga Luhah, H. Fariatman, DPT, menyampaikan pesan adat bahwa gelar bukan sekadar kehormatan, tetapi juga amanah untuk menjadi teladan, penjaga keharmonisan, dan pengayom masyarakat.

Acara ditutup dengan peresmian Rumah Tahfiz Duo Desa Kemantan oleh Bupati Kerinci, sebagai wujud dukungan terhadap pendidikan agama dan pembinaan generasi muda berakhlak mulia.

Kenduri Sko kali ini menjadi ajang mempererat hubungan pemerintah dan masyarakat, sekaligus meneguhkan komitmen bersama melestarikan warisan adat dan budaya Kerinci.