👁️ Dilihat: 47 kali

Kerinci Media Sindent –  Malam penuh makna tersaji di Desa Pengasilama pada Sabtu (22/8/2025). Dalam suasana yang sarat nilai adat, masyarakat menggelar kenduri sko sekaligus menyaksikan prosesi pengukuhan dua depati baru.

Marhum resmi dikukuhkan sebagai Depati Biang Sari, menggantikan Mudar yang sebelumnya memegang amanah tersebut. Pada kesempatan yang sama, Mat Karim juga dikukuhkan sebagai Depati Pengasi, menggantikan Fahmi Ramli.

Acara sakral yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pengasilama itu dihadiri para Depati dan Ninik Mamak dari Desa Muak, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Prosesi adat berjalan khidmat, sukses, dan lancar, diselimuti rasa haru yang mendalam.

Dalam sambutannya, Marhum menegaskan bahwa gelar adat bukanlah sekadar simbol, tetapi amanah besar untuk dijaga.
“Gelar ini adalah tanggung jawab yang berat. Insya Allah akan saya pikul dengan sepenuh hati, demi kebaikan dan kebersamaan anak jantan dan anak batino Desa Pengasilama,” ujarnya dengan penuh rasa haru.

Pengukuhan Mat Karim sebagai Depati Pengasi juga memberi kesan mendalam bagi masyarakat. Kehadiran dua pemimpin adat baru ini dipandang sebagai simbol harapan baru, sekaligus komitmen untuk menjaga kelestarian adat dan mempererat persatuan masyarakat.

Rangkaian kenduri sko dan pengukuhan gelar adat dua depati malam itu menegaskan bahwa nilai-nilai adat Kerinci masih terjaga kuat. Estafet kepemimpinan terus berjalan, diwariskan dengan penuh khidmat, agar budaya leluhur tetap hidup di tengah masyarakat modern.