SUNGAI PENUH MSNC – Giffari Halika Utama, S.T., atau yang akrab disapa Fory, berhasil meraih penghargaan Pemuda Pelopor Desa 2025 tingkat Provinsi Jambi di bidang Ekonomi Digital. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh DP3AP2 dan Dispora Provinsi Jambi, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa.
Fory dikenal sebagai penggagas program pelatihan inovatif bernama “Biyarfaham Course”, yang fokus pada peningkatan keterampilan Content Creator dan Public Speaking bagi pelaku UMKM, masyarakat, dan pemuda di Desa Gedang dan Kota Sungai Penuh.
“Warga bisa langsung mempraktikkan keterampilan ini, terutama saat menjual produk secara online atau membangun relasi bisnis baru,” ujar Fory.
Program ini tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi di ruang digital. Inovasi ini dinilai mampu mendorong percepatan ekonomi masyarakat berbasis teknologi.
Fory mengungkapkan bahwa proses seleksi penghargaan ini cukup ketat dan panjang. Tim penilai dari provinsi melakukan verifikasi langsung ke lapangan untuk menilai efektivitas dan kebermanfaatan program.
“Mereka datang ke lokasi untuk mengecek setiap inovasi. Semua harus nyata dan terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.
Atas pencapaian ini, Fory menyampaikan rasa syukur dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus mengembangkan program ke lebih banyak wilayah.
“Saya ingin program ini berkembang dan menjangkau lebih banyak orang. Mohon doa dan dukungannya agar bisa membawa nama baik Jambi di tingkat nasional,” ucapnya.
Kini, Fory akan mewakili Provinsi Jambi dalam ajang Pemuda Pelopor Nasional 2025, membawa harapan besar masyarakat dan pemerintah daerah.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menyebut Fory sebagai inspirasi bagi generasi muda di tengah perkembangan digital saat ini.
“Generasi muda seperti Fory mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi melalui pemanfaatan teknologi,” ungkap Wali Kota.
Dukungan terhadap Fory juga datang dari Dispemdes dan Dispora Kota Sungai Penuh, Camat Sungai Penuh, serta Pemerintah Desa Gedang. Mereka turut mendampingi dan memfasilitasi proses pengembangan program hingga meraih pengakuan tingkat provinsi.
Kepala Desa Gedang, Efdal Taufik, merasa bangga atas keberhasilan salah satu warganya. Ia menilai program yang digagas Fory telah meningkatkan kapasitas warga dan membuka banyak peluang usaha.
“Pelatihan ini memberikan dampak positif jangka panjang, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga membangun kepercayaan diri masyarakat dalam menghadapi era digital,” tutupnya.





Tinggalkan Balasan