👁️ Dilihat: 51 kali

SUNGAI PENUH SUARA INDEPENDENT.COM-  Wakil Ketua II DPRD Kota Sungai Penuh, Emrizal, S.Pt., menghadiri kegiatan Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Radikal, Terorisme, TCC, serta Perundungan (Bullying) di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Kamis (18/06/2026).

Sebelum bertolak ke lokasi acara utama, para tamu undangan terlebih dahulu mengikuti agenda silaturahmi dan sarapan pagi bersama di Rumah Dinas Wakil Walikota Sungai Penuh.

Momentum penuh keakraban tersebut dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempererat sinergi dan koordinasi antarinstansi dalam mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah.

Usai ramah tamah, Emrizal bersama rombongan bergegas menuju Gedung Nasional Sungai Penuh. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi yang bekerja sama dengan Satgas Densus 88 Anti Teror (AT) Polri Wilayah Jambi.

Acara akbar ini mengusung tema “Generasi Muda Jambi, Merajut Keberagaman, Merawat Persatuan, Utamakan Pendidikan, NKRI Harga Mati”.

Tak tanggung-tanggung, sekitar 3.000 peserta memadati lokasi acara. Angka tersebut terdiri dari kepala sekolah, guru Bimbingan Konseling (BK), komite sekolah, hingga perwakilan siswa tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Di sela-sela kegiatan, Wakil Ketua II DPRD Kota Sungai Penuh, Emrizal, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya langkah preventif kebangsaan ini.

Menurut politisi ini, dunia pendidikan memegang peran paling krusial dalam membentuk watak generasi muda agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, toleran, dan cinta tanah air.

“Generasi muda merupakan aset terbesar bangsa yang harus kita jaga bersama-sama,” tegas Emrizal saat memberikan keterangan kepada media.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh elemen masyarakat, khususnya para pendidik, wajib bersinergi demi menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, serta bersih dari pengaruh ideologi ekstremis yang menyimpang.

Melalui edukasi masif ini, Emrizal berharap para pelajar di Kerinci dan Sungai Penuh memiliki pemahaman yang kuat untuk membentengi diri dari ancaman radikalisme.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta menjauhi segala bentuk radikalisme, terorisme, dan aksi perundungan,” imbuhnya.

Acara strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., unsur Forkopimda, kepala daerah, tokoh pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan.

Selain materi pencegahan radikalisme, para siswa dan guru juga dibekali materi penting mengenai perlindungan anak dan penanggulangan perundungan (bullying) di ruang lingkup sekolah.

( Edi.T)