👁️ Dilihat: 59 kali

Sungai Penuh MSNC – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menyelenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bagi satuan pendidikan PAUD. Kegiatan ini digelar pada Kamis, 24 Juli 2025, bertempat di Aula 1 Hotel Arafah, dan dihadiri oleh lebih dari 70 peserta dari berbagai wilayah di Kota Sungai Penuh.

Dengan mengusung tema:
“Melalui Pembelajaran Mendalam Kita Tingkatkan Pembelajaran yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan,”
workshop ini menjadi wadah reflektif sekaligus inspiratif bagi para guru dan kepala PAUD untuk menyambut paradigma baru pendidikan yang lebih humanis dan berpihak pada perkembangan anak.

Workshop menghadirkan narasumber utama Femilya Putri, S.Si., M.M., Direktur AMURT Indonesia, yang dikenal sebagai praktisi sekaligus fasilitator nasional pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai kemanusiaan. Dengan pendekatan partisipatif dan penuh empati, Femilya mengajak peserta mengeksplorasi strategi pembelajaran kontekstual yang menyenangkan, membangun suasana belajar yang aman dan memberdayakan, serta mendorong anak untuk aktif, berpikir kritis, dan belajar dengan penuh kegembiraan.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Khaidirman, S.Pd., M.Si., yang didampingi oleh jajaran pejabat struktural Disdik, antara lain Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Kasi PAUD, Pengawas TK, dan Penilik PAUD.

Dalam sambutannya, Kadisdik menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan dan kreativitas para pendidik di lapangan.

“PAUD adalah fondasi penting dalam pembentukan karakter anak. Melalui Kurikulum Merdeka, kita ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, menyenangkan, dan berorientasi pada kebutuhan perkembangan anak,” ungkapnya.

Antusiasme para peserta yang terdiri dari guru dan kepala PAUD—menjadi bukti komitmen kolektif dalam menghadirkan perubahan nyata. Semangat yang ditunjukkan dalam sesi diskusi, praktik strategi pembelajaran, hingga refleksi kelompok, mencerminkan kesiapan para pendidik untuk bertransformasi.

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman dan kemampuan para pendidik PAUD dalam menerapkan Kurikulum Merdeka secara kreatif, utuh, dan kontekstual. Transformasi ini diharapkan akan melahirkan generasi masa depan yang cerdas, tangguh, dan berkarakter sejak usia dini ( *)